Suara.com - Rambut menjadi komponen penting dalam penampilan, baik pria maupun wanita. Memiliki rambut yang indah akan mendorong penampilan menjadi lebih baik. Oleh karena itu, pria dan wanita menginginkan rambut yang rapi dan bersih.
Merawat rambut tidaklah sulit. Selama seseorang membersihkannya secara teratur, rambut akan menjadi bersih dan terawat.
Namun, tidak bisa dipungkiri jika banyak kebiasaan yang justru merusak rambut diri sendiri. Berikut terdapat beberapa hal yang dapat merusak rambut, di antaranya:
1. Menggunakan produk rambut terlalu sering
Dalam produk rambut, biasanya mengandung berbagai bahan di dalamnya. Bahan tersebut bisa terdiri dari zat kimia, alkohol, dan silikon yang membuat rambut menjadi bersih dan cerah.
Namun, berbagai bahan tersebut jika dipakai terlalu sering akan berdampak bagi kesehatan rambut jangka panjang. Hal ini yang menyebabkan rambut pada beberapa wanita mengalami kerusakan.
2. Catok panas yang berlebihan
Menggunakan catok panas yang berlebihan akan menghisap kelembaban rambut. Hal ini yang merusak rambut. Selain itu, alat catok sangat beragam. Saat digunakan pada rambut dan dibentuk untuk penampilan, membuat pemakaiannya menjadi lama. Pemakaian yang lama tersebut membuat rambut menjadi kering dan rusak.
3. Menyisir rambut saat basah
Baca Juga: Rambut Baru Ayu Ting Ting
Setelah keramas, banyak orang yang menyisir rambut saat basah. Padahal, kebiasaan yang satu ini membuat rambut rentan mengalami kerusakan. Oleh karena itu, usahakan saat ingin menyisir rambut setelah keramas, keringkan terlebih dahulu.
4. Menggunakan sampo dan kondisioner yang salah
Sampo dan kondisioner tidak semua cocok untuk rambut yang dimiliki. Saat seseorang menggunakan sampo atay kondisioner yang salah akan membuat rambutnya menjadi rusak. Biasanya, sampo atau kondisioner yang tidak cocok akan menyebabkan kulit kepala menjadi gatal serta rambut yang rontok.
5. Membungkus rambut dengan handuk
Bagi beberapa orang, khususnya perempuan sering kali membungkus rambut dengan handuk setelah keramas. Kebiasaan ini dilakukan untuk mengeringkan rambut.
Padahal, kebiasaan ini akan membuat rambut menjadi rusak. Hal itu karena handuk terbuat dari bahan yang kasar dan menyebabkan gesekan kepada rambut serta membuatnya kusut. Oleh karena itu, handuk yang dipakai juga harus dipilih karena sangat memengaruhi rambut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan