Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB
Kebakaran yang menghanguskan 18 rumah dan empat tempat usaha di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
BACA 10 DETIK
  • Kebakaran melanda 22 bangunan di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
  • Api yang diduga akibat korsleting listrik tersebut berhasil dipadamkan tanpa ada korban jiwa.
  • Sebanyak 180 jiwa kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.

Suara.com - Upaya warga memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) gagal menghentikan kebakaran yang melanda kawasan permukiman dan tempat usaha di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/RW 01, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026) malam.

Api pertama kali muncul dari bagian atas sebuah rumah kontrakan. Warga sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri sebelum kobaran api membesar dan menjalar ke bangunan usaha di sekitarnya.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan, mengatakan rumah tersebut sedang digunakan untuk berjualan ketika warga pertama kali mengetahui adanya kebakaran.

“Bapak RT Nanang selaku pemilik rumah sedang berjualan, dan ada warga yang melapor bahwa ada kebakaran di bagian atas kontrakan. Bapak RT Nanang mencoba memadamkam dengan APAR, namun gagal,“ papar Sjukri.

Api kemudian membesar dan membuat para pedagang yang masih beraktivitas di sekitar lokasi berhamburan menyelamatkan diri.

Salah seorang pedagang sekaligus saksi mata, Solihin, mengaku langsung meninggalkan lapaknya ketika hawa panas mulai terasa.

Dia bahkan tak sempat mengetahui secara pasti apa yang terjadi setelah memilih menyelamatkan diri.

“Saya kan dagang. Begitu panas, mau nutupin ini panas banget, saya lari. Jadi nggak tahu tadi apa-apanya,“ tuturnya.

Solihin mengatakan kobaran api membesar dalam waktu singkat. Asap hitam pekat juga langsung membubung hingga membuat situasi semakin mencekam.

“Nggak tahu pasti, nggak ngerti dari apa. Tiba-tiba gede. Asapnya banyak,“ ungkapnya.

Menurut Solihin, lokasi yang terbakar merupakan kawasan tempat usaha yang masih dipenuhi aktivitas pedagang sebelum kebakaran terjadi.

Kebakaran yang menghanguskan 18 rumah dan empat tempat usaha di Jalan Teuku Nyak Arif, RT 05/01, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Korsleting Listrik

Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan menerima laporan kebakaran pada pukul 20.31 WIB. Petugas kemudian dikerahkan untuk menangani kobaran api.

Berdasarkan penyelidikan sementara, kebakaran yang melahap 22 bangunan tersebut diduga dipicu korsleting listrik.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Namun, kebakaran membuat 60 kepala keluarga atau 180 jiwa kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi sementara di tenda pengungsian. Kerugian materil akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com