Suara.com - Akun TikTok @iniakudww mengisahkan pengalamannya saat bertemu badut penjual balon di pelataran sebuah SBPU. Kisahnya menarik perhatian karena cukup membuat haru warganet yang melihatnya.
Awalnya perempuan berhijab tersebut bercerita, jika ia dan temannya yang saat itu sedang mengisi bahan bakar sepeda motor mereka, melihat badut berkostum Pikachu yang menggemaskan. Badut itu terlihat menjajakan beberapa balon berwarna-warni.
Perempuan bernama Dwita Ayu itu mengatakan, karena sepi dan terlihat tidak ada yang membeli, ia lantas mendekati badut penjual balon tersebut dan berniat membelinya.
Tak disangka, setelah didekati, rupanya seorang bapak yang memakai kostum badut itu tidak mematok harga untuk barang dagangannya. Siapapun bisa memasukkan uang seikhlasnya setelah berfoto atau membawa balon ke dalam sebuah kotak yang menggantung di lehernya.
"Jadi kita lagi isi bensin. Terus lihat ada badut jual balon. Karena sepi yang beli, akhirnya kita mutusin samperin dan beli. Dan kalian tahu? Harganya seikhlasnya," tulisnya dalam video tersebut.
Si pemilik akun pun mengajak siapapun yang sering melewati SPBU Kodau, Bekasi bisa membantu si bapak debgan cara membeli balon yang ia jual dengan membayar seikhlasnya.
"Beliau cari uang bukan untuk bermewah-mewahan, tapi untuk menyambung kehidupan. Maaf yang cuma bantu sedikit," tulisnya lagi.
Tentu saja kisah ini pun ramai diperbincangkan warganet hingga telah dilihat oleh lebih dari 422 ribu kali. Bahkan, belakangan Dwita dan temannya membuka donasi untuk membantu bapak berkostum badut tersebut untuk meringankan bebannya.
"Kalo kamu beli balon bapak ini, kamu tidak sedang membantu CEO beli mobil mewah baru, tapi kamu sedang membantu seseorang nyari sesuap nasi untuk dimakan besok," tulis @serendipity.
Baca Juga: Beli Tahu Dapat Saus Super Mungil, Pria Ini Penasaran Cara Ikat Bungkusnya
"Di tengah kesulitan, beliau masih mampu mengajarkan arti sebuah keikhlasan. Sehat selalu Bapak. Ayo kita mulai dari sekarang untuk berbagi kasih kawan!," ungkap @mosesrafaell.
"Beberapa orang yang berjualan hanya ingin bertambah kaya, namun orang yang seperti mereka berjualan hanya untuk makan bersama keluarganya :(," kata @mieayambobagreentea.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal