- Tone up cream praktis untuk makeup cepat saat bukber.
- Produk ini mencerahkan, melembapkan, dan bisa menggantikan beberapa langkah makeup.
- Berikut delapan pilihan terbaik sesuai jenis kulit dan bujet.
Suara.com - Selama bulan Ramadan, agenda buka bersama atau bukber menjadi momen yang dinantikan banyak orang. Tak heran jika banyak kaum wanita memperhatikan penampilan agar tetap segar dan menarik saat bertemu teman atau keluarga.
Untuk makeup yang praktis, natural, tapi tetap terlihat cerah, tone up cream bisa menjadi pilihan tepat. Produk ini menggabungkan manfaat skincare dan kosmetik, sehingga sekaligus melembapkan kulit sambil memberikan efek base ringan yang bisa menggantikan beberapa langkah makeup.
Berikut 8 rekomendasi tone up cream yang cocok untuk makeup kilat. Pilihan produk ini beragam, menyesuaikan berbagai jenis kulit dan bujet, sehingga setiap orang bisa menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan.
1. Emina Tone Up Cream Gel
Harga: sekitar Rp23.900
Emina menghadirkan tone up cream gel ringan dan mudah diratakan dengan harga terjangkau. Dilengkapi SPF 15 PA+++, produk ini membantu melindungi kulit dari sinar UV.
Teknologi Skin Filter Technology TM membuat wajah terlihat lebih cerah seketika tanpa white cast, sementara Niacinamide, Vitamin C, dan Cica Extract menjaga kelembapan sekaligus mencerahkan kulit.
2. Y.O.U Dazzling Tone Up Face Cream
Harga: sekitar Rp28.000
Baca Juga: 5 Model Gamis Kebanggaan Mertua yang Jadi Tren Lebaran 2026
Tone up cream dari Y.O.U ini mengandung Niacinamide dan Tranexamic Acid yang berfungsi mencerahkan sekaligus meratakan warna kulit.
Produknya pun multifungsi, bisa dipakai sebagai moisturizer, primer, maupun BB cream, sehingga wajah tampak lebih sehat dan bercahaya. Formulanya juga bebas alkohol, minyak mineral, dan benzofenon, aman untuk kulit sensitif.
3. White Story Advanced Niacin Bright Day Cream Tone Up
Harga: sekitar Rp32.300
Produk ini cocok untuk pemakaian sehari-hari dengan kandungan Niacinamide, Tranexamic Acid, dan Hyaluronate.
Selain memberikan efek cerah seketika, produk ini melindungi kulit dari sinar UV, menjaga kelembapan, merawat skin barrier, dan membantu menyamarkan noda gelap maupun bekas jerawat.
Berita Terkait
-
5 Model Gamis Kebanggaan Mertua yang Jadi Tren Lebaran 2026
-
Zakat Fitrah Tanpa Niat Apakah Sah? Begini Hukumnya serta Solusi Jika Lupa
-
Jadwal Menu Takjil Ramadan 2026 di UMY, Ini Syarat dan Cara Pengambilannya
-
Sahur Jogja Jam Berapa? Ini Tips Menjalaninya dengan Berkah
-
Bacaan Bilal Tarawih dan Jawabannya, Lengkap Arab dan Latin
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK