Suara.com - Kekinian, tidak sedikit para pengusaha yang mencoba berbagai cara demi menggaet hati pelanggan. Tak terkecuali halnya dengan ibu pedagang ikan berikut ini.
Umumnya, seorang pedagang ikan akan meletakkan dagangan mereka di lapak kemudian pelanggan akan datang untuk membeli.
Namun lain halnya dengan pedagang ikan yang berikut ini. Punya ide out of the box, belum lama ini seorang pedagang ikan membuat spanduk iklan ala caleg alias calon anggota legislatif.
Dari foto yang diunggah oleh akun Twitter @therealdajjal, tampak seorang ibu pedagang ikan bernama Sri Wahyuni memasang spanduk berjualan layaknya seorang caleg.
"Saya tidak nyaleg tapi jualan ikan, monggo dipilih nila, lele, gurame, jambal, udang, wader, kutuk, belut, eseme bakule," kurang lebih begitu tulisan yang terdapat pada spanduk tersebut.
Sontak saja, foto yang diunggah oleh akun Twitter @therealdajjal tadi menjadi viral.
Tidak sedikit warganet yang salut sekaligus tertawa geli usai melihat spanduk pedagang ikan ala caleg tersebut.
"Wakakak eseme bakule (senyum penjualnya)," sebut salah seorang warganet.
"Gue pikir eseme bakule itu nama ikan, beberapa saat kemudian baru ngeh kalau itu bahasa Jawa," imbuh warganet lain.
Baca Juga: Kisah Eks Manajer Jadi Tukang Parkir, Banting Setir karena Pandemi Covid-19
"Demen banget gue yang kreatif begini," timpal warganet lainnya.
Sampai dengan artikel ini ditulis, foto spanduk pedagang ikan ala caleg yang membuat warganet buyar tersebut telah viral dan mendapatkan 5 ribu lebih likes.
Sebelumnya, seorang pedagang angkringan telah terlebih dahulu mencoba berjualan dengan teknik serupa.
Pria pedagang angkringan tersebut juga memasang spanduk ala caleg dengan menawarkan berbagai macam lauk serta gorengan.
Wah, menarik sekali ya? Kalian tertarik untuk menawarkan dagangan dengan memasang spanduk ala caleg juga?
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan