Suara.com - Penularan Covid-19 bisa terjadi melalui droplet saat seseorang berbicara. Itu sebabnya, masyarakat diimbau untuk tidak mengobrol saat makan di restoran agar terhindar dari penularan Covid-19.
Hal ini dikatakan Ketua POKJA Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr. Erlina Burhan dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (9/3/2021).
Dr. Erlina menyarankan untuk membuka masker hanya untuk makan. Hindari berbincang-bincang saat mulut tidak terlindung masker. Dan setelah selesai makan, pakai kembali masker sebelum mengobrol.
Jika Anda makan bersama orang lain dalam satu meja yang sama, perhatikan tempat duduk masing-masing. Jangan duduk berhadapan dengan orang lain. Lebih baik, duduk menghadap ke arah yang sama alias berdampingan.
Cara penyimpanan masker saat sedang makan juga harus diperhatikan. Menyimpan masker di dalam kantong tertutup lebih direkomendasikan daripada menggantung masker menggunakan kalung tali. Prinsip utama menggunakan masker adalah menjaga kebersihan area mulut dan hidung, jadi masker harus tetap higienis.
Dikutip dari Antara, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan, jika masyarakat menggunakan kalung tali untuk mengaitkan masker saat berada di luar rumah, sisi dalam masker berpotensi terkontaminasi aerosol atau droplet dari lingkungan sekitar. Dan hal sebaliknya juga bisa terjadi, droplet dari pengguna masker yang menempel di sisi dalam masker berpotensi menyebar saat masker dilepaskan untuk dikalungkan.
Itu sebabnya, dia merekomendasikan penggunaan kantong berbahan kertas atau bahan lain yang dapat ditutup untuk menyimpan masker saat pengguna sedang makan atau minum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak
-
Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%
-
Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen
-
Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi