Suara.com - Kate Middleton akhirnya menghadiri acara publik untuk pertama kalinya setelah wawancara Oprah Winfrey dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Dalam kesempatan ini, Kate terlihat mengenakan baju warna pink.
Dilihat dari potret yang dibagikan oleh pihak Kerajaan Inggris, Kate tampak mengenakan coat warna pink dari label Boden seharga 65 Pound sterling atau sekitar Rp1,3 juta. Ibu tiga anak itu memadukannya dengan celana panjang.
Kate agaknya tidak sembarangan memilih baju pink di tengah memanasnya hubungan Meghan Markle dengan pihak istana Inggris. Setidaknya begitulah yang disampaikan oleh psikolog bernama Lee Chambers, dilansir Daily Mail.
Menurut Lee, Kate memilih warna merah muda untuk meredam amarah dan ketegangan yang sekarang sedang dirasakan. Warna manis ini juga dipercaya bisa memengaruhi emosi si pemakai ataupun orang yang melihatnya.
"Simbolisme mengenakan warna pink menunjukkan bahwa Kate ingin merasa dicintai dan juga didengarkan. Sebagai warna, pink menyampaikan kebaikan dan pengertian dengan cara yang tidak mengancam. Ini merupakan pesan yang ingin dia komunikasikan saat ini," jelas Lee Chambers dilansir Daily Mail, Sabtu (13/3/2021).
"Mengenakan warna pink juga dapat memengaruhi emosi kita, mengurangi perasaan marah dan dendam serta mempromosikan ketenangan dan perasaan empati. Tepat dipilih pada saat-saat yang tidak stabil dan sensitif," lanjut Lee Chambers.
Sementara itu, Meghan Markle mengungkap banyak hal mengejutkan tentang Istana dalam wawancaranya dengan Oprah akhir pekan lalu. Salah satunya adalah sikap rasis orang Istana kepada putra Meghan, Archie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam