Suara.com - Bahan makanan yang enak untuk dimakan ialah bahan makanan yang masih segar. Agar bisa mempertahankan kesegaran itu, kita pasti akan menggunakan kulkas. Agar bahan makanan tetap awet, ada cara memperpanjang umur simpan bahan makanan yang perlu Anda ketahui.
Berikut adalah trik memperpanjang umur simpan bahan makanan yang dapat Anda pertimbangkan untuk diterapkan di rumah.
1. Menyimpan Sayur
Agar sayur tetap segar, ada trik yang perlu diterapkan untuk memastikan sayur masih dalam keadaan baik selama tiga hari ke depan. Sayuran seperti selada, bayam, dan paprika sebaiknya dicuci dulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.
Bersihkan dengan air mengalir kemudian keringkan dengan dulu secara alami. Ingat untuk membuang bagian daun yang menguning atau cacat, itu tanda daun bagian itu akan mudah membusuk. Kalau itu tidak diperhatikan, akibatnya bisa mencemari sayuran lain yang masih segar.
Sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, pastikan ngemas sayuran ke dalam kontainer khusus makanan lebih dulu setelah itu diletakkan dengan rapi di dalam kulkas.
2. Buah-Buahan
Buah seperti apel harus diperlakukan secara khusus. Beberapa buah menghasilkan lapisan lilin. Lapisan itu sebetulnya berfungsi untuk mencegah oksigen masuk ke dalam daging buah dan mencegah pembusukan dini.
Sebaiknya jangan cuci buah sebelum dimasukkan ke kulkas. Cucilah ketika Anda akan mengonsumsinya. Dengan demikian Anda mempertahankan lapisan lilin pada buah sehingga buah tidak mudah membusuk nantinya.
Baca Juga: Perlu Waspada! 4 Jenis Makanan Ini Bisa Sebabkan Penyakit Stroke
3. Wortel
Bahan makanan ini paling enak digunakan untuk campuran makan mie, atau digunakan sebagai bahan pengisi tahu dan bakwan. Supaya bisa menjaganya tetap segar, sebelum dimasukkan kulkas harus diperlakukan sebagai berikut:
- Potong tangkau wortel (jika ada)
- Bersihkan wortel dari akar-akar ( bila ada )
- Cuci wortel
- Masukkan ke dalam kotak sayuran dengan rapi kemudian masukkan ke dalam kulkas.
4. Jahe
Jahe merupakan bahan makanan yang gampang membusuk dan bertunas. Ada cara khusus untuk menjaga kesegaran dan membuatnya awet di kulkas. Jangan cuci jahe ketika mau disimpan di dalam kulkas. Iris jahe tanpa perlu membersihkan kulitnya.
Bungkus irisan jahe dengan aluminium foil, lipat rapat agar kadar airnya tak keluar. Kemudian masukkan ke dalam kotak sayur dan simpan di kulkas.
Kalau tidak punya aluminium foil, masukkan saja jahe ke dalam kotak penyimpanan tanpa dipotong lebih dahulu, yang terpenting adalah sudah bersih dari tanah.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih
-
Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?
-
Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen
-
Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara
-
PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears
-
Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen
-
Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli
-
Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?
-
Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?