Suara.com - Seorang wanita menemukan penjual sate babi keliling di komplek perumahannya. Awalnya ia mengira itu adalah sate ayam, namun ternyata sate babi.
Pengalaman membeli sate babi di pedagang keliling ini dibagikan melalui akun TikTok @nanaissafoodie. Karena makanan tersebut non-halal, wanita ini menyarankan agar mereka yang tidak bisa makan melewati videonya saja.
Pedagang sate babi ini berjualan menggunakan sepeda dan berkeliling untuk menjajakan dagangannya. Tentu saja sate babi itu dijual pada orang yang bisa memakannya.
Penjual sate babi keliling ini akan mengatakan dulu pada calon pembelinya bahwa makanannya tidak halal. Ia menjajakan dagangannya di sekitar Sunter Agung, Jakarta Utara.
Dibanderol mulai dari Rp6.000 per tusuk, sate babi ini memiliki menu yang cukup lengkap. Mulai dari kulit, daging, samcan, usus, hati, dan lain-lain tersedia di penjual ini.
Sebelum dibakar, sate akan diolesi dengan saus manis gurih terlebih dulu. Setelah bumbu diolesi secara merata, sate akan dibakar pada bara arang yang menyala.
Potong sate ini pun cukup tebal dan cukup empuk. Penjual ini juga memberi pelengkap seperti acar, serundengm dan kecap.
Bagian kulitnya pun kenyal dan terasa sangat gurih. Tak tercium bau, malah terasa smoky. Meski hanya berjualan di komplek perumahan, sate ini selalu laris manis karena terkenal enak.
Sayangnya, sate babi keliling ini tak punya nama ataupun toko. Jadi, jika ingin memesan, bisa menghubungi lewat telepon.
Baca Juga: Viral Nenek Penjual Piring di Prank Amplop Isi Kertas Koran
Video ini menarik banyak perhatian warganet. Ribuan komentar memenuhi unggahan ini.
"Pengen coba tapi gue muslim," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya juga turut berkomentar. "Salam toleransi ya semua," ujar warganet ini.
"Aku nelen ludah. Aku pecinta dagung babi emang paling enak apalagi dipanggang," tulis warganet lainnya.
Sementara itu, hanya dalam 1 hari setelah diunggah, video ini sudah ditonton lebih dari 2 juta kali di TikTok,
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan