6. Waktu Terfokus
Siapa yang Anda bayangkan menjadi lebih produktif — seseorang yang bekerja 55 jam seminggu atau seseorang yang bekerja 70 jam? Jika Anda menebak yang terakhir, Anda salah.
Penelitian yang dilakukan oleh Stanford menunjukkan bahwa produktivitas berkurang setelah 40 jam dan jatuh dari tebing setelah 55. Intinya, lima belas jam ekstra itu hanya membuang-buang waktu.
Dengan kata lain, lebih sedikit lebih baik. Untuk membiasakan fokus, mulailah dengan sesi Pomodoro 25 menit setidaknya sekali sehari, dan bangun kebiasaan Anda untuk fokus waktu dari sana.
7. Perhatian
Kebiasaan perhatian melalui meditasi terbukti meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan kreativitas, dan memberikan perspektif yang sangat dibutuhkan.
Akan tetapi, banyak orang memperumit kebiasaan ini dan berpikir bahwa mereka "melakukan kesalahan" jika mereka melakukan meditasi yang sangat sulit. Tidak ada yang bisa lebih jauh dari kebenaran — meditasi hanyalah sebuah praktik.
Luangkan setidaknya lima menit untuk menyadari napas Anda, dalam keheningan, atau menggunakan meditasi terpandu.
8. Membuat jurnal
Baca Juga: Terungkap Motif Aliran Hakekok Balakasuta Ingin Kaya dan Selamat, Nyatanya?
Menuliskan sesuatu dalam jurnal tidak hanya menciptakan kejelasan, tetapi juga memperkuat makna dan memungkinkan Anda mengenali pola berpikir dan perilaku.
Menulis jurnal dapat digunakan dengan berbagai cara — untuk mendekonstruksi kesuksesan, mengatasi emosi yang sulit, atau untuk merefleksikan pengalaman kita sehari-hari. Bagaimanapun, ini adalah alat yang ampuh untuk penemuan diri dan refleksi.
Biasakan untuk membuat jurnal sekali sehari selama setidaknya lima menit dengan merenungkan hari Anda, mengajukan pertanyaan terbuka, atau mengeksplorasi emosi.
9. Belajar Setiap Hari
Siapa pun dapat memiliki keahlian di atas rata-rata di hampir semua bidang melalui pembelajaran setidaknya sepuluh menit sehari. Kedengarannya gila, bukan? Pikirkan seperti ini: membaca sepuluh halaman sehari sama dengan rata-rata 18 buku per tahun!
Jika Anda melakukan ini selama tiga tahun, Anda telah membaca 54 buku tentang satu topik — lebih dari cukup untuk membuat Anda terampil dan dicari.
Pembelajaran dan pendidikan yang konstan adalah kebiasaan sukses yang dimiliki oleh banyak orang sukses. Tetapkan penanda untuk belajar setiap hari — apakah sepuluh halaman sehari atau waktu tertentu Anda memblokir.
10. Tutup Open Loops
Anda mungkin tidak terlalu sering mendengar tentang yang satu ini, tetapi inilah mengapa ini penting: saat ini, Anda mungkin memiliki "loop terbuka" di otak yang belum Anda tutup.
Sebuah "loop terbuka" bisa menjadi pesan untuk ditanggapi, keputusan yang harus Anda buat, atau apa pun yang tertunda. Dengan tetap "terbuka" ini, Anda menguras energi dan kemauan Anda serta membatasi kemampuan Anda untuk fokus.
Biasakan untuk menutup setidaknya tiga loop terbuka setiap hari untuk menciptakan kejelasan dan melatih keterampilan pengambilan keputusan.
11. Tetapkan Batasan
Kami cenderung menghormati orang yang menetapkan batasan dan bersedia mengatakan "tidak" untuk permintaan yang tidak sesuai dengan prioritas mereka, tetapi kami sendiri tidak terampil melakukannya.
Menetapkan batasan adalah kebiasaan dan bisa berarti membuat kalender setiap minggu dan mematuhinya. Ini bisa berarti bercakap-cakap dengan seseorang tentang fokus kita saat ini. Atau, itu bisa berarti mengatakan tidak.
Untuk menjadikan penetapan batasan sebagai kebiasaan, temukan satu cara setiap minggu untuk memastikan Anda melindungi waktu, energi, dan perhatian Anda.
Berita Terkait
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Jadi Pelajar Harus Sukses: Upaya Menggali Motivasi Belajar
-
Harga Sebuah Peluang: Mengapa Pengambil Risiko Lebih Sering Menang dalam Perlombaan Karier?
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Apakah Makan dan Minum Membatalkan Wudhu? Simak Penjelasan Hukum Fiqihnya
-
Mindful Beauty: Menemukan Ketenangan Lewat Sentuhan Essential Oil Alami
-
Terkena PHK sebelum Lebaran Apakah Dapat THR? Jangan Mau Rugi, Pahami Aturannya!
-
6 Artis Penerima Beasiswa LPDP, Ada Tasya Kamila hingga Isyana
-
Kapan Zakat Fitrah Dibayarkan? Jangan Melewati Batas Waktu Ini Agar Tidak Haram
-
Bukan Cuma LPDP! Ini 4 Beasiswa Pemerintah Indonesia Fully Funded Kuliah di Luar Negeri
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BCA dan Himbara, Cek Batas Maksimal Penukaran!
-
Apakah Pegadaian Bisa Gadai HP Tanpa Dus? Ini Syarat dan Caranya
-
5 Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Jogja untuk THR Lebaran, Bebas Antre Dapat Uang Baru!