Suara.com - Publik sedang dihebohkan dengan produk "Sepatu Setan" hasil kolaborasi label MSCHF dengan rapper Lil Nas X. Sepatu ini menjadi sorotan karena mengandung darah manusia di bagian sol bawah.
Lalu, bagaimana cara label MSCHF mendapatkan darah manusia untuk sepatu mereka? Dilansir The New York Times, label ini ternyata mengambilnya dari karyawan mereka secara otodidak tanpa bantuan pengawasan tenaga medis.
Salah satu fonerd MSCHF, Daniel Greenberg, mengatakan bahwa ada sekitar enam karyawan yang darahnya diambil untuk proyek ini. Memang tidak banyak darah yang dipakai untuk satu sepatu setan ini, yakni hanya sekitarsatu tetes saja.
"'Dikorbankan' hanyalah kata yang keren. Hanya tim MSCHF yang memberikan darahnya. Uhhhhhhh ya hahah bukan profesional medis (yang mengambil darah), kami melakukannya sendiri," kata Daniel Greenberg dilansir The New York Times, Selasa (30/3/2021).
Sementara itu, "Sepatu Setan" menuai kontroversi hingga berujung dituntut oleh perusahaan Nike. Ternyata Nike tidak terima salah satu produknya, yakni Nike Air Max 97 dijadikan bodi utama sepatu ini dan mengajukan gugatan ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat.
"'Sepatu Setan' yang tidak resmi ini cenderung menyebabkan kebingungan dan kerenggangan serta menciptakan hubungan yang salah antara produk MSCHF dan Nike," bunyi pernyataan pihak Nike masih dilansir dari The New York Times.
"Nike meminta pengadilan segera dan secara permanen menghentikan MSCHF memenuhi semua pesanan Sepatu Setan yang tidak resmi," lanjut pihak Nike.
Sebelumnya Nike sudah mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak terlibat dalam proyek "Sepatu Setan". Mereka juga mengaku tidak meng-endorse produk Air Max 97 untuk produk ini.
Sementara itu, produk "Sepatu Setan" sudah resmi diluncurkan pada 29 Maret 2021 waktu Amerika Serikat. Satu pasang sepatu ini dipasarkan dengan harga USD 1.018 atau sekitar Rp14,6 juta.
Baca Juga: Amanda Manopo Pakai Sepatu Harga Selangit, Modelnya Bikin Warganet Bingung
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin