Suara.com - Pandemi Covid-19 masih belum selesai hingga kini. Sejumlah kegiatan seperti sekolah dan bekerja pun masih dilakukan secara daring.
Di tengah pandemi seperti ini kegiatan karya wisata pun masih belum memungkinkan. Meski demikian, seorang pria yang berprofesi sebagai guru tak kehabisan akal.
Melalui akun TikTok @vividmichael, pria ini membagikan caranya mengajak anak didik berkarya wisata di tengah pandemi. Ia mengajak siswa TK untuk melakukan karya wisata pertama mereka secara daring
Pria ini memilih kebun binatang sebagai lokasi karya wisata daringnya. Ia pergi ke kebun binatang dengan membawa sebuah laptop.
Ia kemudian menjelaskan tentang hewan-hewan yang ada di kebun binatang kepada siswa-siswanya. Dalam video ini, ia menunjukkan pinguin di kebun binatang.
Tak lupa ia juga berinteraksi agar karya wisata secara daring ini tetap terjalin komunikasi dua arah. Ia bertanya kepada siswanya dari mana penguin berasal.
Petugas yang mendengar jawaban anak-anak pun mengoreksi jawaban itu. Petugas tersebut menjelaskan bahwa penguin di kebun binatang itu berasal dari Amerika Selatan.
Mendapat jawaban itu, pria ini meminta anak-anak untuk berterima kasih pada petugas kebun binatang. Ia juga mengarahkan kamera laptop ke arah petugas kebun binatang dan juga penguin.
Video ini rupanya menarik banyak perhatian warganet. Ribuan komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Kebun Binatang Malaysia Kembali Buka, Siap Tampung Hingga 1.250 Pengunjung
"Saya sangat menghargai usahamu yang luar biasa. Namun saya merasa sedih karena anak-anak tak bisa merasakan pergi ke kebun binatang langsung dan hanya bisa menonton dari layar," komentar seorang warganet.
Warganet lain juga turut berkomentar. "Kamu adalah guru terbaik yang pernah ku lihat," ujar warganet ini.
Sementara itu, hingga Rabu (31/3/2021), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 800 ribu kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan