Suara.com - Pengunjung kebun binatang di China minggu ini dibuat kebingungan karena menemukan seekor anjing rottweiler di kandang serigala. Sebuah video yang merekam anjing itu viral di media sosial.
Menyadur New York Post Minggu (07/03), seorang pengunjung tampak berusaha menyapa anjing itu dan seolah menyindir, mengapa ada anjing di kandang hewan liar ini.
"Guk, apakah kamu serigala?"
Pengunjung Kebun Binatang Xiangwushan di Xianning, provinsi Hubei ini mengatakan pada BCC bahwa staf memberitahu dia tentang "pernah ada serigala (sekali), tetapi telah mati karena usia (tua)."
Sementara itu, pihak kebun binatang mengatakan pada media lokal bahwa anjing itu hanya 'ditempatkan sementara' di kandang serigala untuk mengisi kekosongan pasca ditinggal mati pemiliknya.
Meskipun serigalanya tidak nyata, tapi pihak kebun binatang meyakinkan pengunjung bahwa mereka memiliki binatang buas lain seperti singa dan harimau yang asli.
Biro kehutanan setempat langsung menegur pihak kebun binatang dan menyuruh mereka untuk menghapus tanda menuju ke kandang serigala.
Kejadian ini dikomentari oleh warganet dan seorang pengguna Weibo menyindir bahwa anjing yang mirip serigala bukan rottweiler, melainkan jenis husky.
"Setidaknya dapatkan seekor husky (itu akan lebih terlihat seperti serigala)."
Baca Juga: Petugas Kebun Binatang Santai Beri Makan Buaya, Warganet Malah Deg-degan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur