Suara.com - Dalam hubungan yang perlakua baik pasangan menjadi kunci. Sebutan treat me like a queen dan treat me like a king menjadi hal yang perlu diterapkan, agar bisa menciptakan hubungan yang sehat ke depannya.
Tapi jangan salah, 40 persen hingga 50 persen pasangan yang menikah, khususnya di AS, berakhir dengan perceraian. Maka dari itu, membangun hubungan yang sehat seringkali lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.
Tidak perlu takut, ikuti lima tips ini agar Anda bisa bangun hubungan asmara yang sehat, yang dilansir dari Insider.
Saling percaya
Hubungan yang sehat muncul dari adanya rasa saling percaya pada pasangan. Hal ini dijelaskan oleh psikiater Samantha Saltz, MD, bahwa saling percaya bisa menumbuhkan hubungan asmara yang sehat. “Ketika seseorang percaya dengan pasangannya, hubungannya akan berangsur sehat,” ungkapnya.
Sebuah studi tahun 2013 mengungkap, pasangan yang saling percaya cenderung lebih puas dengan hubungannya. Karena adanya rasa keyakinan yang kuat pada pasangannya.
Bangun komunikasi
Membangun komunikasi yang sehat dapat memberi hubungan yang kuat. Hal ini diungkap oleh profesor konseling University of Texas, Chris Leeth, PhD, bahwa pasangan yang bisa bangun komunikasi bisa menumbuhkan rasa saling memahami. Bahkan komunikasi juga menguji bagaimana cara menyelesaikan konflik dalam hubungan.
Studi yang dilakukan pada tahun 2018 menemukan, pasangan yang mampu membangun komunikasi dapat membantu keterampilan komunikasi, bahkan saat membuat pernyataan maupun klarifikasi.
Baca Juga: 5 Tips Bikin Pria Ngebet Nikahin Kamu, Jaga Penampilan!
Mandiri dan tidak bergantung pada pasangan
Menurut psikiater Samantha Saltz, dalam sebuah hubungan yang sehat juga ditandai dengan adanya rasa mandiri dan tidak bergantung dengan pasangannya. “Penting dalam suatu hubungan memiliki identitas sendiri, seperti mandiri dan tidak bergantung pada pasangannya,” ungkapnya.
Hargai satu sama lain
Menurut studi menunjukkan, menghargai pasangan merupakan salah satu hubungan yang sehat. Bahkan jika menerapkan ini, pasangan akan merasa puas dan tidak sia-sia.
Bersyukur juga perlu, agar Anda tahu bahwa pasangan yang menerima dan menghargai Anda, itu yang harus dipertahankan.
Dapat menyelesaikan konflik
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan
-
Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya
-
Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi
-
Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri
-
6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu