-
Daging kurban dibagi menjadi tiga bagian untuk pekurban, miskin, dan hadiah.
-
Standar berat daging ideal bagi setiap penerima adalah 1 hingga 2 kg.
-
Berat daging murni sapi diperkirakan mencapai 70 Persen dari berat karkas.
Suara.com - Hari Raya Idul Adha salah satu momen yang paling ditunggu semua orang, karena tak sabar untuk mengolah daging kurban menjadi sate bersama teman-teman dan keluarga.
Pada momen Idul Adha ini, biasanya panitia kurban sudah mempersiapkan plastik atau wadah tersendiri untuk membagikan daging kurban.
Namun, tak jarang orang-orang mendatangi tempat pemotongan hewan kurban sambil membawa plastik sendiri dengan harapan bisa mendapat bagian lebih.
Padahal pembagian daging kurban tidak boleh dilakukan sembarangan.
Ada aturan main dalam Islam agar distribusi adil dan tepat sasaran.
Agar ibadah kurban Anda makin afdol, yuk simak panduan lengkap pembagian daging kurban berikut ini!
Aturan Sepertiga
Berdasarkan Surah Al-Hajj ayat 28 dan 36, daging kurban tidak hanya diperuntukkan bagi fakir miskin.
Secara umum, ulama membagi distribusi daging menjadi tiga bagian atau sepertiga:
Baca Juga: 5 Sabun Batang Pemutih Badan Paling Ampuh, Kulit Cerah Merata
- 1/3 untuk Shohibul Qurban (Pekurban): Orang yang berkurban berhak mencicipi daging hewan sembelihannya.
- 1/3 untuk Fakir Miskin: Kelompok yang paling utama mendapatkan santunan.
- 1/3 untuk Hadiah: Bisa diberikan kepada tetangga, kerabat, atau teman, meskipun mereka tergolong mampu.
Berapa Kilogram Idealnya per Orang?
Tentu berat daging yang dibagikan bergantung pada stok yang tersedia.
Namun, para ulama menyarankan standar berat tertentu agar manfaatnya terasa.
Idealnya, satu penerima (mustahik) mendapatkan 1 hingga 2 kilogram daging.
Sebab, angka ini dianggap cukup untuk dikonsumsi satu keluarga selama masa Tasyrik atau 3 hari setelah Idul Adha.
Jika dibagikan terlalu sedikit, misalnya hanya 0,5 kg, maka dikhawatirkan daging tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga penerima selama hari raya.
Berita Terkait
-
5 Jenis Hewan yang Layak Dijadikan Kurban, Ini Ciri-cirinya
-
Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Hempas Flek Hitam, Bikin Wajah Cerah dan Awet Muda
-
Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat
-
Promo JSM Alfamart 8-10 Mei 2026: Diskon Deterjen, Skincare, hingga Popok Mulai Rp6 Ribuan
-
Urutan Skincare Malam Hari Jika Pakai Produk Retinol agar Kulit Tidak Iritasi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
5 Eyeshadow Brand Lokal yang Pigmented dan Aman Dipakai, Mulai Rp20 Ribuan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
-
Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya
-
Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas
-
Cegah Food Waste, Bagaimana Food Cycle Indonesia Ajak Anak Muda Selamatkan Surplus Pangan?
-
5 Moisturizer Murah tapi Bagus untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
Apakah Ada Bedak SPF yang Murah? Ini 5 Pilihan Terjangkau Mulai Rp20 Ribuan
-
Dari Desa di Pulau Obi, Rumah Belajar Ini Jadi Ruang Bermain, Membaca, dan Menumbuhkan Harapan