Suara.com - Pada momen Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, biasanya kita dihadapkan dengan berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi, mulai dari kebutuhan masak-memasak di rumah, kebutuhan rumah tangga, koleksi busana baru untuk merayakan Hari Raya, hingga kebutuhan hadiah yang akan dikirimkan ke keluarga, sahabat, ataupun rekan kerja. Untuk kamu yang mendapatkan THR, bolehkah uang THR kita habiskan? Tentu saja boleh, namun dengan satu syarat, yaitu digunakan mengikuti alokasi anggaran yang sudah direncanakan dengan baik.
Metta Anggriani, selaku Certified Financial Planner, menyampaikan tipsnya agar masyarakat dapat mengelola penggunaan dana THR dengan maksimal.
“Bulan Ramadhan sesungguhnya adalah momen untuk kita kembali belajar mengontrol, termasuk bagaimana kita mengontrol pengeluaran. Datangnya THR tentunya harus disikapi dengan bijak agar dana ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal yang benar-benar berarti bagi kita,” katanya, mengutip siran pers dari Lazada yang diterima Suara.com
Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat menginspirasi perencanaan alokasi dana THR kamu supaya lebih efektif:
1. Dahulukan membayar kewajiban yang harus dilunasi
Sebagai dana yang bersifat pemasukan tambahan, sebaiknya THR dialokasikan untuk membayar kewajiban yang dapat sedikit meringankan beban finansial, seperti membayar utang maupun membayar THR karyawan sesuai dengan perhitungannya.
2. Beribadah dengan membayar zakat, bersedekah dan infaq
Tentunya momen bulan Ramadhan menjadi momen untuk kita sebanyak-banyaknya beramal dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Pastikan kita sudah mengalokasikan untuk melakukan kewajiban membayar zakat bulan Ramadhan. Kemudian, sisihkan juga dana THR sekitar sepuluh persen untuk memperbanyak amalan infak dan sedekah.
Zakat dapat dibayarkan dengan sangat mudah, bahkan bisa dilakukan dari rumah tanpa harus repot mencari badan terpercaya untuk menyalurkan zakat. Salah satunya melakukan pembayaran zakat di Lazada Amanah dalam aplikasi Lazada. Bekerja sama dengan Badan Zakat Nasional, Lazada memberikan kemudahan bagi penggunanya yang ingin berzakat dengan berbagai pilihan nominal zakat yang tersedia.
3. Membuat perencanaan dan prioritas kebutuhan belanja Ramadhan dan Hari Raya
Sebelum mulai berbelanja, pastikan kamu sudah membuat daftar belanja kebutuhan yang diperlukan. Dengan begitu, kamu dapat melihat mana barang yang benar-benar diperlukan, mana yang belum menjadi prioritas. Pertimbangkan juga barang yang dibeli bisa dapat terus digunakan setelah bulan Ramadhan dan Idul Fitri agar lebih bermanfaat.
Usahakan rencana belanja disesuaikan dengan promo belanja online untuk memaksimalkan penggunaan dana. Selain itu, usahakan untuk berbelanja melalui satu platform untuk dapat memantau semua transaksi yang sudah dilakukan agar tidak kalap.
Baca Juga: Ingin Adukan Perusahaan ke Posko THR? Begini Caranya
4. Merencanakan berbagi hantaran untuk keluarga dan kerabat
Meski Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini kita masih tidak dapat bertatap muka langsung dengan keluarga kerabat, manfaatkan momen ini untuk saling berkirim hadiah dan hantaran. Pilih-pilih isian hantaran yang disesuaikan dengan penerima agar berbagi hantaran dapat semakin berarti. Jangan lupa menggunakan fitur-fitur bebas ongkir agar bisa lebih banyak mengirimkan hantaran untuk keluarga dan kerabat.
5. Menabung dan berinvestasi
Sudah menunaikan ibadah, membayarkan kewajiban dan utang, puas berbelanja dan berbagi hantaran yang berarti, ini saatnya untuk menghabiskan THR untuk ditabung! Situasi pandemi ini tentunya mengajarkan kita untuk dapat lebih bijaksana dalam menabung dan menyisihkan dana darurat untuk berbagai keperluan tidak terduga.
“Untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan dan Hari Raya dengan baik, kita harus mempersiapkan anggaran belanja terlebih dahulu dan mengalokasikan dana kita setelahnya. Usahakan untuk memusatkan belanja di satu tempat supaya lebih mudah untuk mengontrol pengeluaran keuangan kita. Jangan lupa juga untuk memanfaatkan promo-promo yang ditawarkan, supaya kita bisa lebih hemat,” tutur Metta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan