Suara.com - Mengecek tekanan darah sangat penting saat sebelum atau sesudah melakukan olahraga. Itu juga yang selalu dilakukan oleh Mikha tambayong saat menjaga kebugaran tubuh sehari-hari.
Dulu, cek darah hanya biasa dilakukan di klinik kesehatan. Tapi sekarang, cek darah bisa dilakukan lewat teknologi canggih seperti jam pintar.
"Aku memakai device wearable seperti Galaxy watch, tapi kalau olahraga pakai yang Samsung Galaxy Watch3. Sudah pakai dari dulu untuk melihat heart rate dan fat burn. Apalagi sekarang sudah ada pengukuran tekanan darah," ungkap Mikha Tambayong.
Menurut artis Mikha Tambayong, dirinya sudah menjadi seorang sport enthusiast sejak dulu. Selain untuk kesehatan diri sendiri, ia juga suka dengan rutinitas olahraga.
"Sekarang sekitar 3-4 kali olahraga, kadang ikut kelas di luar atau di rumah. Sebenarnya aku suka olahraga yang high intensity dan high pace. Tapi semenjak pandemi tidak bisa kemana-mana, jadi home workout," paparnya.
Ia menambahkan, dengan adanya fasilitas Galaxy Wacth tersebut, membuat anak muda menjadi lebih peduli dengan kesehatan jantung.
"Wearable device ini bisa jadi alarm kita, apakah kita benar-benar sehat atau tidak. Apalagi pemakaiannya mudah, sangat cocok untuk generasi muda sekarang yang bisa ngecek tekanan darah kapan saja," ungkap Mikha Tambayong.
Mikha menambahkan, dengan melakukan olahraga, perlu nutrisi yang bisa dikonsumsi. Sehingga baik untuk kesehatan diri sendiri.
"Sekarang sebagai Duta Yayasan Jantung Indonesia, ini memotivasi lebih aware dengan olahraga, juga nutrisi yang dikonsumsi yang baik untuk diri sendiri," jelasnya.
Baca Juga: Vanessa Angel Bebas Murni, Nindy Ayunda Mangkir dari Panggilan Polisi
Menurut Product Marketing Samsung Indonesia Leo Hendarto, ada dua device yang bisa mengecek tekanan darah, yakni lewat Samsung Galaxy Watch3 dan Samsung Watch Active2.
Dikatakan, device ini telah diluncurkan sejak tahun lalu, namun untuk pengukuran tekanan darah masih menunggu persetujuan.
"Jadi kita beruntung, Indonesia sebagai salah satu negara yang bisa menikmati fitur ini," pungkas Leo Hendarto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan