Suara.com - Tunjangan Hari Raya (THR) adalah kewajiban yang harus ditunaikan pengusaha kepada pekerja menjelang hari keagamaan seperti Hari Raya Idulfitri.
THR berupa uang harus sudah diberikan paling lambat H-7 sebelum hari raya berlangsung.
Namun bagi Anda yang sudah menerima THR, Perencana Keuangan Lolita Setyawati mengingatkan untuk jangan sampai terlena dalam menggunakannya, harus ada alokasi anggaran yang disiapkan.
Nah, alokasi anggaran ini tidak bisa sama setiap orang, karena punya kebutuhan dan jumlah yang berbeda-beda.
"Kita harus tentukan prioritas masing-masing sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita," ujar Lolita dalam acara virtual OVO #RaihIkhlas, beberapa waktu lalu.
Dalam menyusun alokasi anggaran THR juga sangat penting menentukan prioritas keuangan. Adapun urutan yang disarankan Lolita seperti sebagai berikut:
- Membayar hutang (jika ada)
- Zakat atau sedekah
- Kebutuhan hidup paling penting
- Investasi untuk tujuan keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang
- Gaya hidup Ramadan
"Jadi kita harus tentukan prioritas dulu, bayar hutang dulu kalau ada, kemudian membayar zakat sedekah, kebutuhan hidup yang penting, berikutnya investasi tujuan jangka panjang, dan terakhir baru gaya hidup Ramadhan," paparnya.
Namun jika Anda masih bingung, Lolita juga membuat simulasi alokasi penggunaan dana THR dalam bentuk presentase. Ada 2 simulasi yang disarankan Lolita.
Pertama, contoh alokasi THR bagi Anda yang masih memiliki hutang dan kebutuhan penting yang belum terpenuhi, simulasinya sebagai berikut:
Baca Juga: Bima Arya Imbau Seluruh PNS Bogor Sumbangkan THRnya Kepada Masyarakat
- Membayar hutang 25 persen
- Zakat atau sedekah 10 persen
- Tambahan kebutuhan hidup penting 15 persen
- Investasi atau menabung tujuan keuangan 30 persen
- Gaya hidup Ramadan 20 persen
Kedua, contoh alokasi THR yang sudah tidak memiliki hutang dan kebutuhan penting sudah tertutupi dari penghasilan rutin, simulasinya sebagai berikut:
- Zakat atau sedekah 20 persen
- Investasi atau menabung tujuan keuangan 30 persen
- Gaya hidup Ramadan 50 persen
"Investasi sangat penting untuk tujuan jangka panjang, karena kita tidak hidup sekarang, hidup masih berlanjut, harus sedini mungkin artinya yang kita peroleh di masa depan akan lebih besar," pungkas Lolita.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Raline Shah Bicara Soal Manfaat Kolagen: Bukan Cuma untuk Kulit, tapi Juga Penting buat Tubuh
-
Daging Sapi Supaya Cepat Empuk Dikasih Apa? Ini Cara Mudahnya Tanpa Harus Direbus
-
Di Balik Ledakan Data Era AI, Sosok Perempuan Ini Bicara soal Masa Depan Bisnis Indonesia
-
Gak Perlu Presto! Ini 5 Trik Rahasia Merebus Daging Sapi Jadi Super Empuk dalam Sekejap
-
Bolehkah Menjual Daging Kurban? Ini Penjelasan Hukum Sesuai Syariat Islam
-
4 Rahasia Chef Olah Daging Kambing Anti Prengus, Bebas Alot dan Super Juicy
-
5 Rekomendasi AC Panasonic 1/2 PK Terbaik untuk Ruangan Kecil versi Pengguna
-
Daging Kurban Perlu Dicuci Dulu atau Tidak? Ini Cara Membersihkannya yang Benar
-
Apa Hukum Kurban Pakai Uang Negara? Ini Kata MUI Soal Prabowo Gunakan APBN untuk Berkurban
-
Daging Kurban Jangan Langsung Masuk Kulkas, Ini Cara Simpan yang Benar Agar Tak Alot