Suara.com - Ikan lele menjadi salah satu jenis ikan tawar yang kerap dijadikan pilihan untuk budidaya. Selain menjanjikan keuntungan yang besar, cara perawatan dan budidaya ikan lele terbilang mudah dan dapat dilakukan dalam kolam kecil.
Meskipun begitu, penting untuk mengetahui cara budidaya lele yang benar supaya tidak mengalami gagal panen. Berikut beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum memulai budidaya ikan lele.
1. Persiapkan kolam
Terdapat beberapa pilihan kolam yang bisa Anda gunakan untuk budidaya lele, mulai dari kolam tanah, kolam terpal, kolam semen, jarring apung dan keramba.
Pastikan juga bahwa permukaan kolam lebih dalam supaya matahari tidak menembus ke permukaan air sampai membuat ikan kepanasan bahkan mati. Suhu kolam ikan lele paling baik berada pada 20 hingga 28 derajat celcius.
Setelah kolam dibersihkan dan ditambahkan molases untuk mencegah pertumbuhan alga hijau biru, tinggalkan kolam selama kurang lebih 5 hari sampai tumbuh lumut atau fitoplankton
2. Pemilihan benih ikan lele
Pemilihan bibit menjadi salah satu kunci dalam membudidayakan ikan lele sehingga dapat menghasilkan lele kualitas unggul.
Beberapa ciri benih ikan lele yang tepat:
Baca Juga: Petani Ikan Milenial Bisa Dapat Untung Rp 7 Juta/Bulan, Berminat?
- Berukuran 5-7 cm
- Gerakan renang normal (dapat menantang arah arus datangnya air)
- Bibit lele jantan memiliki perut ramping dengan tulang kepala pipih, warna cenderung gelap, gerakannya lincah dan memiliki bentuk kelamin runcing
- Bibit lele betina memiliki perut yang lebih besar dari punggung, kepala cembung, Gerakan sedikit lamban dan bentuk kelaminnya bulat
3. Pemberian pakan ikan lele
Setiap harinya, ikan lele memerlukan pakan 3-6% dari bobot tubuhnya. Lele juga memerlukan pakan dengan kandungan protein yang tinggi, seperti plankton pelet atau cacing. Sehingga pastikan untuk membaca komposisi yang terdapat pada kemasan pellet.
Pemberian makanan bisa dilakukan sebanyak 3-5 kali sehari, karena lele termasuk hewan nocturnal mereka dapat diberi makan di malam hari. Namun perlu diingat hindari memberi makan saat hujan, karena bisa merubah kualitas makanan yang tercemar zat asam
Kolam ikan lele sebaiknya diganti saat memasuki masa panen, sehingga potensi penghambatan pertumbuhan akan berkurang. Namun apabila kolam terlalu kotor dan bau dengan sisa-sisa makan, buang sepertiga air yang berada di bawah dan ganti dengan yang baru.
Selain itu, usahakan mengganti air di pagi atau malam hari, supaya tidak terlalu panas dan berdampak buruk pada kualitas ikan lele.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC