Suara.com - Meghan Markle diperkirakan akan melahirkan anak kedua pada musim panas tahun ini. Dalam waktu berdekatan, Meghan juga akan genap berusia 40 tahun pada Agustus nanti.
Saat kehamilan pertamanya, istri Pangeran Harry itu melahirkan Archie ketika berusia 37 tahun. Dalam hak medis, hamil dan melahirkan di atas usia 35 tahun dinilai berisiko tinggi.
"Tidak ada yang maju tentang (usia) 35," kata dokter kandungan di New York, Amerika Serikat Dr. Daniel Roshan dikutip dari Insider.
Rata-rata usia persalinan di AS adalah sekitar 27 tahun, dibandingkan tahun 1993 ketika berusia 24 tahun. Jumlah perempuan yang memiliki anak di usia awal 40-an terus meningkat antara tahun 1985 hingga 2019. Kemudian tetap stabil pada tahun 2020 sementara tingkat kelahiran di kelompok usia lain berkurang.
Ada risiko yang harus dihadapi calonn ibu ketika hamil di atas usia 35 tahun. Usia menunjukkan semacam titik kritis ketika kesuburan bisa menjadi telah berkurang.
"Ada penurunan signifikan dalam kesuburan wanita yang dimulai pada sekitar usia 32 dan penurunan kesuburan ini menjadi jauh lebih signifikan setelah usia 37 tahun," kata Dr. Belinda Yauger, OB-GYN dari Brooke Army Medical Center.
Ia menambahkan, penurunan kesuburan itu disebabkan karena jumlah sel telur yang diproduksi seorang perempuan menurun selama masa pubertas dan seterusnya, dan paling cepat setelah usia 37. Kualitas sel telur juga menurun, meningkatkan risiko pasien untuk kelainan kromosom yang menyebabkan kondisi seperti autisme dan keguguran.
Sementara risiko keguguran sekitar 13 persen pada perempuan di bawah 35 tahun, itu 54 persen pada perempuan berusia 44 tahun ke atas, kata Yauger.
Orang yang hamil setelah 35 tahun juga lebih mungkin alami tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, dan pembekuan darah tertentu. Peluang mereka lebih tinggi untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah, melahirkan bayi prematur, atau mengandung kelipatan. Kehamilan yang lebih tua juga meningkatkan risiko operasi caesar dan masuk ICU.
Baca Juga: Lucinta Luna Unggah Foto Lebaran, Perut Buncit Jadi Sorotan
Beberapa dari risiko ini hanyalah cerminan dari kondisi medis yang berkaitan dengan usia.
"Penyakit datang seiring bertambahnya usia, dan semakin tua kita semakin banyak penyakit yang kita miliki," kata Roshan.
Mesku begitu, ada beberapa kelebihan pula dengan hamil di atas usia 30-an tahun.
Beberapa penelitian mengaitkan bahwa memulai sebuah keluarga setelah usia 33 tahun dengan harapan hidup yang lebih lama, dan penelitian lain menunjukkan bahwa ibu yang lebih tua cenderung tidak melakukan kekerasan fisik dan verbal kepada anak-anak mereka, yang pada akhirnya mengalami lebih sedikit masalah perilaku.
Lalu ada keuntungan finansial, karir, dan sosial yang dapat dinikmati oleh orang tua yang lebih tua.
"Kami tahu dari data ilmiah bahwa dukungan sosial adalah salah satu prediktor terkuat dari kesuburan, kehamilan, dan hasil kelahiran, jadi ini bukan hal kecil," kata Kamperveen kepada Insider saat membahas isolasi yang dialami beberapa ibu yang harus melahirkan sendirian selama pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga