Suara.com - Menu makanan lebaran identik dengan ketupat, opor dan rendang. Menu ini seolah jadi makanan wajib di hari Lebaran. Namun, bagaimana cara menyimpan ketupat agar awet dan tidak basi?
Ketupat sendiri terbuat dari beras yang dibungkus daun janur yang dirajut berbentuk kotak, kemudian direbus hingga matang. Biasanya, ketupat disajikan sebagai pengganti nasi bersama opor ayam atau rendang atau makanan berkuah lainnya.
Sebagai salah satu makanan tradisi di hari Idul Fitri, sebagian besar umat muslim biasanya menyediakan ketupat dengan jumlah yang banyak untuk stok berhari-hari. Padahal, terkadang ketupat bisa cepat basi meski baru dibuat.
Begini Caranya Menyimpan Ketupat Agar Awet dan Tidak Basi
Nah, simak berikut ini cara menyimpan ketupat agar awet dan tidak cepat basi yang bisa kamu aplikasikan.
- Gantung Ketupat
Menggantung ketupat menjadi salah satu cara ampuh agar awet dan tidak lekas basi. Sebab, air dari ketupat akan turun saat digantung.
Jadi, hindari menyimpan ketupat dengan cara ditumpuk di sebuah wadah, sebab hal ini membuat air pada ketupat mengendap sehingga jadi basah dan cepat basi. - Simpan di Kulkas
Cara berikutnya yaitu simpan ketupat dalam plastik lalu masukan dalam kulkas. Plastik berfungsi agar ketupat tak lekas kering akibat suhu dingin. Setelah itu, ketupat bisa kembali dihangatkan dengan cara dikukus.
Perlu diketahui, ketupat dengan bentuk utuh teksturnya akan tetap empuk serta lebih awet jika dibandingkan ketupat yang sudah dipotong. - Pilih Janur Muda Berwarna Hijau Cerah
Cara agar ketupat awet berikutnya yaitu dengan memperhatikan anyaman ketupat. Diketahui, anyaman ketupat ini berpengaruh awet atau tidaknya ketupat.
Jika ingin awet, pastikan untuk membuat anyaman ketupat dari janur muda yang berwarna hijau cerah. Janur yang masih muda ini cenderung lebih kuat sehingga tidak mudah patah atau rusak saat akan direbus.
Selain itu, ketupat yang dihasilkan juga memiliki cita rasa yang lebih enak, teksturnya lebih empuk dan lebih awet. - Perhatikan Takaran Beras
Agar ketupat bisa tahan lama dan tidak cepat basi, perhatikan takaran beras. Sebelum direbus, sebaiknya rendam terlebih dahulu beras sekitar 30 menit atau tiriskan terlebih dahulu.
Selain itu, sebaiknya isi ketupat dengan ukuran beras sekitar setengah sampai dua per tiga bagian saja. Hal tersebut berguna agar beras pulen mampu mengembang sempurna.
Itulah cara menyimpan ketupat agar awet dan tidak cepat basi.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Kumpulan Promo Makanan Akhir April 2026: Ada Kimukatsu, CFC, hingga Subway
-
Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman
-
Contoh Makanan UPF Apa Saja? 5 Jenis Ini Tidak Bagus Buat Gizi Anak
-
7 Dampak Makanan Ultra Proses yang Mengancam Tumbuh Kembang Anak
-
Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL
-
Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG
-
Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas
-
3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?
-
Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek