Suara.com - Penduduk Korea Utara dikenal memiliki aturan yang ketat seputar gaya hidup. Terbaru, warga Korea Utara dilarang untuk memakai jeans ketat (skinny jeans) serta memiliki gaya rambut mullet.
Melansir Metro, Kim Jong Un khawatir jika gaya rambut mullet dan skinny jeans dapat menghancurkan negaranya.
Peringatan tersebut diberikan lewat koran Korea Utara yaitu Rodong Sinmun. Di sana, ditulis bahwa gaya hidup masyarakat perlu diatur agar tidak membahayakan negara.
"Sejarah mengajarkan kita pelajaran penting bahwa negara dapat menjadi lemah dan runtuh seperti tembok basah terlepas dari kekuatan ekonomi dan pertahanan, jika kita tidak mempertahankan gaya hidup kita," tulis koran Rodong Sinmun.
Peringatan ini dikeluarkan mengikuti aturan hukum yang dikeluarkan pada Desember silam. Warga yang melakukan kejahatan seputar fashion dapat dikirim ke kamp kerja paksa.
Saat itu, Korea Utara juga sudah melarang warga untuk mengecat rambut serta melakukan tindik.
"Kita harus waspada bahkan pada tanda-tanda terkecil gaya hidup kapitalistik dan berjuang untuk menghilangkannya," tambah Rodong Sinmun.
Sementara, beberapa warga lokal di Korea Utara juga pernah dipaksa untuk mengubah gaya rambut mereka. Saat itu, mereka meniru gaya rambut dengan highlight warna hijau seperti penyanyi Billie Eilish.
Dalam hukum Korea Utara, pria dan wanita hanya boleh memilih dari total 15 gaya rambut yang sudah diatur pemerintah.
Baca Juga: Heboh, Influencer Menipu Dana Bantuan Covid Rp1,4 Miliar Untuk Jet Pribadi
Gaya rambut mullet dan celana jeans ketat sendiri dianggap sebagai gaya non-sosialis. Meski kini menjadi tren, gaya tersebut dianggap berpotensi meruntuhkan rezim Kim Jong Un.
Selain itu, item fashion seperti kaos yang dihiasi slogan dan celana ripped jeans juga dilarang keras untuk dipakai. Kemudian, ada pula larangan untuk melakukan tindik di hidung dan bibir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Hukum Menghirup Freshcare atau Minyak Angin saat Puasa, Apakah Membatalkan?
-
Cara Download Bukti Pemesanan Penukaran Uang Baru di Pintar BI, Jangan Lupa Siapkan KTP
-
Butuh Uang Cepat? Ini Syarat dan Cara Gadai HP di Pegadaian Agar Dapat Harga Terbaik!
-
Apakah Warga KTP Non-DKI Boleh Ikut Mudik Gratis Pemprov? Begini Caranya
-
Hukum Tarawih Berjemaah dengan Imam dari Live TikTok, Apakah Sah?
-
Apakah Tukar Uang Baru di PINTAR BI Bisa Pakai QRIS?
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering Karena Kurang Minum Selama Puasa
-
Daftar Menu Buka Puasa Masjid Jogokariyan Yogyakarta 23-28 Februari 2026, Siap-siap War!
-
Salat Tarawih Ketinggalan 2 Rakaat, Bagaimana Melengkapinya?
-
Cara Tukar Uang Baru di BSI Lengkap dengan Tips Supaya Tidak Kecewa