Suara.com - Baru-baru ini viral kue Lebaran dibuang ke tempat sampah yang membuat mengundang banyak komentar dari warganet.
Berbicara soal makanan seperti cake atau kue kering seakan menjadi suguhan wajib di berbagai perayaan, salah satunya Idulfitri atau Lebaran. Sajian ini tentu saja akan disuguhkan untuk para tamu yang datang ke rumah bersilaturahmi.
Namun, pengguna Facebook Asyurah Rose Lann mengunggah sebuah foto pada Minggu (16/5/2021) lalu, memperlihatkan pemandangan yang membuat banyak orang miris.
Di tengah masih banyaknya masyarakat yang ingin merayakan Lebaran dengan sajian yang lezat, ada seseorang yang membuang bertoples-toples kue keringnya di tempat sampah.
Dilansir Asia One, foto yang diunggah oleh perempuan asal Singapura tersebut terlihat tertutup dengan plastik merah di tempat sampah besar di perkebunan HDB. Keterangan foto tersebut menyiratkan bahwa tindakan membuang sajian Hari Raya ini merupakan bentuk protes dari masyarakat.
Mengingat, di tengah pandemi Covid-19, pemerintah melarang masyarakat untuk tidak saling bertamu atau bersilaturahni untuk menghundari risiko penularan virus. Sehingga, membuang makanan Idulfitri dianggap bahwa tidak ada lagi kebutuhan rumah tangga yang dibutuhkan untuk menjamu tamu.
Beberapa warganet menyayangkan tindakan tersebut, karena menurut mereka lebih baik makanan itu disumbangkan kepada mereka yang lebih membutuhkannya sementara yang lain merasionalisasi bahwa itu mungkin sudah kedaluwarsa.
Seseorang berkomentar bagaimana suguhan ini bisa menemani menonton film di rumah, bersantai sambil mengemil kue Hari Raya ini.
Meskipun ada banyak ide spekulatif tentang mengapa hal itu dibuang, kebenarannya masih belum terpecahkan.
Baca Juga: Bela Palestina, Wanita Ini Ngaku Siap Hancurkan Rumah Tangga Tentara Israel
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional