Suara.com - Tak hanya bagi pasangan suami-istri, momen kelahiran anak juga dapat menjadi saat yang membahagiakan bagi mertua. Meski begitu, ada pula ibu mertua yang malah berulah menjelang momen persalinan.
Salah satu contoh adalah kisah ibu ini. Melansir Mirror, seorang ibu membagikan curhatan anonim seputar mertua. Ibu ini diminta menunda melahirkan.
Curhatan ibu tersebut awalnya dibagikan lewat laman Mumsnet. Di sana, sang ibu menulis bahwa ia diperkirakan akan melahirkan dalam 2 minggu,
"Aku akan melahirkan dalam dua minggu. Ibu mertuaku baru saja menelepon dan menangis memohon agar aku tidak melahirkan sampai 15 Juni ketika mereka sudah selesai renovasi rumah baru dan memindahkan semua barang," curhatnya.
Wanita ini lantas menjelaskan jika sang ibu mertua tidak mau kelewatan proses melahirkan.
Di sisi lain, sang ibu mertua juga tidak akan bisa mengunjungi wanita ini sampai dirinya menyelesaikan proses renovasi rumah.
"Jadi, sekarang ini tugasku untuk 'tolong, tolong, tahan agar tidak melahirkan'," tambah wanita ini.
Calon ibu ini lantas menambahkan bahwa ukuran janinnya saat ini sudah cukup besar. Ia juga tidak disarankan untuk menunda persalinan.
Namun, meski sudah dijelaskan, ibu mertua wanita ini tetap tidak mau mengerti dan malah mengabaikannya.
Baca Juga: Haru! Ibu Rayakan Ulang Tahun Sendiri, Aksi Tamu Restoran di Luar Dugaan
Curhatan wanita itu pun mendapat dukungan dan simpati dari warganet. Banyak yang menyuruhnya untuk mengabaikan permintaan tidak masuk akal si mertua.
"Bagaimana caranya seseorang memberikan jaminan atas hal seperti itu. Aku kasihan karena kau harus berurusan dengan ibu mertua tidak rasional. Kuharap suamimu mendukungmu."
"Ibu mertuamu sudah gila. Biarkan suamimu yang berurusan dengannya," tambah komentar lain.
Untunglah, wanita ini akhirnya tidak mendengarkan tuntutan ibu mertua. Ia pun tetap melahirkan sesuai dengan tanggal perkiraan.
"Ibu mertuaku sempat membuatku mempertanyakan soal kewarasanku," tulis wanita ini menambahkan.
"Pada akhirnya, aku melahirkan satu hari sebelum tanggal perkiraan jadi bayiku tidak lahir terlambat," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
-
Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam
-
Desa Adat Sade Dilalap Api, Bantuan Rp200 Juta Datang Saat Warga Mengais Puing
-
Gandeng Menteri PKP, Bupati Rudy Susmanto Akselerasi Pengentasan Pemukiman Kumuh di Bogor
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut