Suara.com - Ketika sedang tidak ingin makan di restoran, seseorang bisa tetap memesan makanan untuk dibawa pulang alias take away.
Biasanya, beberapa kafe, restoran atau warung makan sudah menyediakan kemasan untuk pelanggan yang hendak membawa pulang makanan.
Bicara soal layanan take away, belum lama ini salah seorang warganet menceritakan kisahnya usai membeli makanan di sebuah restoran.
Warganet ini bercerita bahwa dirinya baru saja membeli paket makanan yang sudah dilengkapi dengan minuman.
Saat pesanan yang diminta sudah diserahkan, warganet ini terkejut melihat es batu dan isian minuman dipisah pada kemasan berbeda.
"Fess aku kan beli paket makanan terus dapat minum, nah minumnya dibungkus begini. Kata teteh aku ini nggak sopan banget sama nggak niat, menurut kalian gimana?"tanya sender melalui akun Twitter @FFOODFESS2.
Memang umumnya minuman langsung dicampur dengan es batunya pada kemasan yang sama.
Namun diduga demi menjaga cita rasa dari minuman tersebut, pihak restoran berinisiatif memisahkan es batu dengan tehnya.
Tentu saja, tidak sedikit warganet yang justru menganggap pihak restoran telah bersikap profesional dalam mengemas menu take away tersebut.
Baca Juga: Curhat Sedih Tak Ada yang Kirim Makanan saat Sakit, Warganet: Coba Ubah Mindset
Mereka bahkan memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar terkait curhatan salah seorang warganet itu.
"Justru bagus, kalau digabungin nanti mencair malah rasanya hilang. Bagusan kayak gitu kalau mau pakai es tinggal dimasukkin,"sebut salah seorang warganet.
"Nggak sopan di mananya nder? Malah bagus itu biar es batunya nggak cepet cair,"imbuh warganet lain.
"Terus yang sopan dan niat kumaha atuh teh?? Pakai termos sekalian kitu?? Jeung wadah esnya kitu??"timpal warganet lainnya geregetan.
Sampai dengan artikel ini ditulis, cuitan tentang minuman es teh tersebut telah viral dan mendapatkan ratusan likes dari warganet. Wah, bagaimana menurut pendapat kalian?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas