Suara.com - Salah satu unggahan Instagram Story selebgram Sasya Alie atau dikenal sebagai Sasyachi sedang menjadi bahasan. Unggahan tersebut berisi surat perjanjian Sasya dengan sang suami soal PS5.
Merangkum dari unggahan tersebut, Sasya diketahui baru saja menghadiahkan PS5 untuk suaminya. Tapi, ia tidak ingin sang suami kelewatan dalam bermain PS5 sehingga mereka membuat perjanjian.
Surat perjanjian itu berisi 5 poin yang mengatur semua tentang kepemilikan dan penggunaan PS5. Dalam surat tersebut, Sasya bertindak sebagai Pihak Pertama dan sang suami adalah pihak kedua.
"Pihak Pertama punya kuasa penuh atas segala kebijakan serta peraturan dalam kepemilikan PS5. Pihak Pertama pun berhak untuk pemutusan ataupun melanjutkan kontrak dengan Pihak Kedua," bunyi poin ke-1 dalam perjanjian tersebut.
Pada poin ke-2 tertulis bahwa Pihak Kedua diwajibkan mengikuti semua peraturan yang telah dibuat oleh Pihak Pertama. Poin selanjutnya berisi tentang Pihak Kedua yang hanya boleh bermain PS hingga jam 1 pagi. Jika lebih dari jam tersebut, PS5 akan dilelang.
Poin ke-4 berisi tentang status PS5 yang masuk ke dalam daftar kekayaan Pihak Pertama. Sementara poin ke-5 menjelaskan bahwa adanya PS5 tidak boleh sampai mengganggu koneksi internet di kediaman mereka.
Perjanjian kerja sama antara Sasya dan sang suami menjadi bahasan hangat usai dibagikan ulang oleh akun Instagram @igtainmenttt pada Senin (7/6/2021). Warganet fokus menyoroti poin ke-5 perjanjian tersebut.
"Pihak Kedua tidak diperbolehkan mengganggu aktivitas koneksi internet rumah. Jika internet rumah lelet dikarenakan bermain PS5, maka Pihak Pertama harus berhenti bermain PS5," begitu bunyi poin kelima perjanjian tersebut.
Warganet seolah gagal paham karena justru Pihak Pertama yang disebutkan harus berhenti bermain PS ketika internet terganggu. Mereka menduga bahwa si pembuat perjanjian salah ketik Pihak Pertama menjadi Pihak Kedua.
Baca Juga: Kisah Selebgram Deandra Nayobi Beken Gegara Bahas Masalah Ini
"Point ke-5 salah ketik itu, masa pihak pertama yang berhenti main PS5," kata seorang warganet.
"Pasal 1 point 5 tolong direvisi," tutur yang lain.
"No 5 salah ketik itu kayaknya (emoji tertawa)," imbuh lainnya.
"No. 5 salah Mbak Sasya, harusnya pihak kedua yang berhenti main PS5 kalau koneksi inetnya lelet," pungkas yang lain.
Sementara itu, perjanjian yang dibuat pada 5 Juni 2021 ini disebutkan berlaku selama Pihak Kedua tidak lalai dalam mematuhi setiap poin surat kerja sama tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian