Suara.com - Demi mencegah penularan virus Covid-19, tak heran jika banyak orang kekinian mengandalkan layanan pesan makanan online saat PPKM.
Masa PPKM Darurat yang berlangsung dari 3-20 Juli 2021 ini membuat beberapa restoran menyediakan layanan pemesanan secara online karena peraturan larangan makan langsung di tempat.
Hal ini dilakukan demi mengurangi banyaknya orang yang beraktivitas di luar rumah dan berisiko terpapar virus corona.
Tapi perlu diingat, beberapa hal perlu dilakukan meskipun melakukan pemesanan makanan secara online demi mencegah penularan Covid-19.
Lalu bagaimana cara atau langkah yang harus dilakukan? Melansir dari laman covid19.go.id berikut kami rangkum tips pesan makanan online saat PPKM.
1. Menjaga jarak
Saat menerima pesanan secara online, ada baiknya kita tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak.
Caranya tak sulit, Anda hanya perlu meminta tolong kepada kurir pengantar untuk meletakkan makanan di tempat tertentu.
Misalnya saja digantungkan pada pagar rumah, atau alangkah lebih baik lagi jika Anda di rumah menyediakan tempat khusus.
Baca Juga: Wacana Kompleks Parlemen Jadi RS Darurat Covid-19, MPR: Kurang Tepat
2. Mengenakan masker
Jika Anda tetap hendak menerima secara langsung atau berinteraksi dengan kurir pengantar, kalian bisa tetap menggunakan masker.
Hal ini wajib dilakukan demi mengurangi penularan Covid-19.
3. Usahakan transaksi non tunai
Dengan menggunakan transaksi non tunai, Anda tak perlu melakukan kontak langsung atau menyentuh memberikan uang kepada kurir pengantar makanan atau minuman.
Selain praktis, hal ini sangat disarankan untuk dilakukan demi menekan penyebaran Covid-19 melaluiuang ketika betransaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya