Suara.com - Salah satu produk kecantikan yang kian populer belakangan ini adalah essence. Meski begitu, banyak juga orang yang masih ragu menggunakannya dalam rutinitas perawatan kulit. Mereka umumnya bertanya, seberapa penting penggunaan essence?
Merangkum Yukepo.com---jaringan Suara.com, Simon Ourian, seorang dermatologis bersertifikat menjelaskan beberapa poin penting tentang essence.
Apa itu essence?
Simon menyebut essence merupakan cairan yang dibuat untuk menghidrasi kulit dan membantu produk lain yang akan diaplikasikan di kulit wajah bisa meresap optimal.
Itulah mengapa essence bisa dikategorikan sebagai produk primer yang direkomendasikan ada dalam rutinitas skincare Anda.
Essence bisa membuat bahan aktif yang terkandung pada produk skincare lain bekerja lebih efektif. Kelembapan kulit pun terjaga. Dibandingkan serum, essence punya tekstur lebih cair, tapi lebih pekat dari air biasa.
Kapan sebaiknya mengaplikasikan essence?
Pertama-tama, tentu Anda harus membersihkan wajah. Setelah itu, langsung pakai essence. Hanya saja, bagi Anda yang memakai pH-balancing toner atau astringent, aplikasikan essence setelah itu.
Khusus pemilik kulit kering, sebaiknya gunakan essence di lapisan pertama. Selanjutnya, aplikasikan produk lain seperti biasanya.
Baca Juga: Tak Hanya Haid, Ini 4 Penyebab Timbulnya Jerawat
Perbedaan toner biasa dan essence
Ada perbedaan dari segi fungsi. Toner lebih fokus menjaga keseimbanan pH kulit dan menyiapkan kulit sebelum menerima produk-produk lainnya, sedangkan essence membantu bahan aktif pada produk lain bisa bekerja optimal.
Cara pemakaiannya pun beda. Toner biasanya diaplikasikan dengan menggunakan kapas atau cotton pad, sedangkan essence dituang di telapak tangan lalu ditepuk-tepuk ke wajah.
Seberapa penting essebce dalam rutinitas perawatan kulit?
Dermatologis mengatakan, essence memang dibutuhkan, baik dalam rutinitas skincare pagi maupun malam hari. Meski begitu, perhatikan benar kandungan pada essence yang Anda gunakan.
Terdapat essence yang diformulasikan dengan bahan pencerah wajah sehingga bisa membuat kulit mengalami photosensitive. Artinya, kulit bakal lebih sensitif jika terpapar sinar matahari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat
-
Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026