Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta Umat Kristen dan Katoloik untuk berdoa dan mohon keselamatan dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Sebelumnya, Sandiaga Uno juga telah melakukan hal serupa dengan umat Agama Lain.
“Pertambahan kasus COVID-19 masih mengkhawatirkan, total sekarang ada sekitar 2,5 juta kasus di Indonesia dan di lingkungan Kemenparekraf sendiri sampai 13 Juli 2021 ada 140 kasus aktif,” kata Sandiaga dikutip dari keterangan pers yang diterima Suara.com, Kamis, (15/7/2021).
Ia juga mengajak agar umat Kristen dan Katolik di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf untuk selalu menerapkan protokol Kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability).
“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga diri dengan tetap waspada menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin serta mematuhi PPKM darurat,” katanya.
Di samping itu, Sandiaga juga mengatakan bahwa pihaknya terus berusaha untuk mendorong vaksinasi, memperluas testing, tracing, dan treatment, serta mempercepat program-program yang bisa menyentuh masyarakat seperti hibah pariwisata, bantuan insentif maupun realokasi anggaran.
Dengan harapan, sektor parekraf mampu bertahan di masa pandemi COVID-19 dan mampu untuk mengambil peluang agar bisa menjadi pemenang.
Selain berusaha, lanjut Sandiaga, umat Kristen dan Katolik juga harus terus berdoa kepada Tuhan untuk memohon keselamatan bangsa Indonesia dan dunia dalam menghadapi pandemi COVID-19.
Karena, doa adalah senjata umat beriman dan penyejuk jiwa serta penumbuh rasa optimistis dan harapan.
“Sebagai orang yang beriman kita yakin hanya kuasa Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang yang bisa menolong dan menyelamatkan kita setelah usaha lahir kita rampungkan. Hanya kepada Tuhan kita memohon petunjuk untuk diberikan jalan keluar mengakhiri pandemi ini,” ucap Sandiaga.
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo berharap doa-doa yang disampaikan dalam acara ini bisa memberikan kekuatan dan harapan bagi seluruh rakyat Indonesia dan pegawai di lingkungan Kemenparekraf dalam menghadapi pandemi COVID-19.
Baca Juga: PPKM Darurat Baru Seminggu, Sandiaga Uno: 34 Juta Pelaku Parekraf Sudah Terdampak
“Tuhanlah benteng kita, Tuhanlah kekuatan kita, dan hanya kepada Tuhanlah kita bisa mendapatkan pengharapan,” ungkap Angela.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 1819 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan
-
LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET
-
7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja
-
4 Cara Menjawab Pertanyaan Sensitif saat Kumpul Lebaran Tanpa Bikin Suasana Canggung