Suara.com - Saat Idul Adha, sejumlah orang akan mendapatkan daging kurban. Bahkan ada yang mendapatkan persediaan daging melimpah di hari spesial ini.
Saat jumlah daging terlalu banyak dan tak bisa dimasak dalam 1 waktu, Anda pun harus menyimpan di kulkas. Tentu saja Anda berharap agar daging yang didapat tetap berkualitas baik meski disimpan dalam waktu lama.
Rupanya ada sejumlah cara menyimpan daging agar awet, lho. Penyimpanan yang tepat akan menjaga daging tetap memiliki kondisi baik meskipun disimpan beberapa waktu di kulkas.
Suara.com telah merangkum cara menyimpan daging agar awet dari berbagai sumber. Yuk kita simak.
1. Hindari mencuci daging sebelum disimpan.
Setelah mendapatkan daging dan ingin menyimpannya di kulkas, ada baiknya untuk tidak mencucinya terkebug dulu, Pasalnya, kandungan air di dalam daging bisa bertambah dan membuatnya jadu cepat rusak.
Pencucian juga beresiko membyuat daging terkontaminasi bakteri dari air atau tempat pencuciannya.
2. Potong-potong daging
Memotong daging dengan bentuk lebih kecil akan memudahkan saat nantinya daging membeku. Daging berukuran kecil akan lebih mudah dicairkan ketimbang yang berukuran besar.
Baca Juga: ASN di Pemkot Tanjungpinang Iuran Beli 43 Ekor Hewan Kurban Untuk Warga
3. Simpan daging di wadah yang rapat
Tempatkan daging di wadah yang rapat dan kedap udara untuk mengurangi kemungkinan adanya freezer burn. Freezer burn adalah kondisi daging yang diselimuti kristal es.
4. Segera masukkan ke dalam kulkas
Suhu mampu mempengaruhi pertumbuhan bakteri. Daging mentah lebih baik tak disimpan terlalu lama di suhu ruang.
Ada baiknya untuk meletakkan daging di chiller beberapa saat kemudian pindahkan ke freezer. Hal ini agar daging tak mengalami perubahan suhu yang drastis dan merusak kualitas.
5. Beri catatan tanggal
Pemberian catatan tanggal ini untuk mengurangi resiko lupa sudah berapa lama daging itu ada di kulkas. Pasalnya daging memiliki daya simpan yang berbeda-beda satu sama lain.
Itulah 5 cara menyimpan daging agar awet yang dapat dilakukan di rumah. Daging-daging yang melimpah bisa disimpan dengan cara yang bisa menjaga kualitas daging. Selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Melati yang Menenangkan dan Menyegarkan
-
5 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Melindungi Kulit dari Radikal Bebas
-
Sunscreen untuk Atasi Flek Hitam Harganya Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus
-
30 Ide Kata-Kata Ngabuburit Lucu yang Bikin Nunggu Buka Puasa Nggak Kerasa
-
5 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar dan Menutrisi Kulit
-
Hadirkan Velvet Series, Modena Bikin Dapur Makin Estetik dan Fungsional
-
Hati-hati, 5 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dipanaskan Kembali untuk Menu Sahur
-
Tak Sekadar Detoks, Sauna Komunal Ubah Cara Orang Menikmati Wellness di Bali
-
Link Daftar Mudik Gratis Surveyor Indonesia, Ini Syarat dan Rutenya
-
Berapa Batas Maksimal Tukar Uang Baru Lewat PINTAR BI? Ini Rinciannya