Beristirahat sejenak dari sumber stres, tidur yang cukup, mengurangi asupan alkohol, atau berjalan kaki selama 20 menit, berlari, bersepeda, atau aktivitas fisik lainnya dapat membantu meningkatkan gairah seks Anda.
Latihan yang menenangkan seperti peregangan, meditasi, serta interaksi sosial juga dapat membantu. Praktik sederhana ini dapat membantu menghilangkan stres Anda sekaligus meningkatkan kadar serotonin, dopamin, dan bahkan endorfin.
Bersamaan dengan ini, ada juga perubahan pola makan, yang dapat meningkatkan sekresi Hormon Bahagia Anda. Masuk akal bahwa makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh kita dapat memengaruhi cara kerja tubuh, termasuk otak kita.
Oleh karena itu, makan berbagai makanan bergizi secara positif mempengaruhi kesehatan mental dan fisik, membuat kita lebih tahan terhadap penyakit dan merasa lebih energik dan bahagia.
Kenikmatan yang Anda dapatkan dari makan sesuatu yang lezat dapat memicu pelepasan dopamin bersama dengan endorfin. Berbagi makanan dengan seseorang yang Anda cintai dan ikatan selama persiapan makan dapat meningkatkan kadar oksitosin.
Makanan tertentu juga dapat berdampak pada kadar hormon, jadi perhatikan hal berikut saat merencanakan makan untuk meningkatkan hormon bahagia: Makanan pedas dapat memicu pelepasan endorfin.
Yoghurt, kacang-kacangan, telur, daging dengan kandungan rendah lemak, kopi, dan almond hanyalah beberapa makanan yang terkait dengan pelepasan dopamin.
Diet kaya Tirosin juga dapat meningkatkan hormon bahagia Anda karena Tirosin akan diubah menjadi dopamin dengan bantuan enzim. Tirosin ditemukan dalam telur dan produk susu.
Almond, Oat Meal, Cokelat Hitam, dan Teh Hijau membantu meningkatkan serotonin bersama dengan Tirosin. Makanan tinggi triptofan seperti Oat, Keju, kacang-kacangan & biji-bijian juga terkait dengan peningkatan kadar serotonin. Makanan yang mengandung probiotik, seperti yoghurt, kimchi, dan asinan kubis, dapat memengaruhi pelepasan hormon.
Baca Juga: Bantu Tingkatkan Libido, Ahli Sarankan Minum Jus Buah Ini!
Romantis adalah kunci untuk memiliki kehidupan seks yang baik. Tertarik pada seseorang dapat menyebabkan produksi oksitosin dan kasih sayang fisik seperti berciuman, berpelukan, atau berhubungan seks, semuanya merupakan metode pelepasan oksitosin yang terpercaya.
Hanya menghabiskan waktu dengan seseorang yang Anda sayangi juga dapat membantu meningkatkan produksi oksitosin yang akibatnya dapat membantu meningkatkan kedekatan dan perasaan hubungan yang positif, membuat Anda merasa bahagia, bahagia, atau bahkan euforia. Jika Anda ingin merasakan hormon bahagia itu, perhatikan bahwa menari dan seks menyebabkan pelepasan endorfin, sementara orgasme memicu pelepasan dopamin.
Perubahan gaya hidup ini, bagaimanapun, tidak dapat mengatasi kurangnya libido yang ekstrem. Oleh karena itu, jika solusi ini tidak menunjukkan hasil, silakan berkonsultasi dengan ahlinya.
Berita Terkait
-
Mengenal Apa Itu Parfum Feromon, Benarkah Bisa Bikin Lawan Jenis Tergoda?
-
Libido Tidak Tersalurkan Selama di Penjara, Siskaeee Minum Obat Pereda Nyeri
-
Mitos dan Fakta Konsumsi Buah Kepel yang Bisa Meningkatkan Libido, Percaya?
-
Makin Gawat! Polusi Udara Jakarta Bisa Bikin Libido Seks Menurun Hingga Mandul
-
Ini Resep Tongseng Torpedo Kambing, Selain Nikmat Bisa Buat Pembangkit Libido!
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga