Suara.com - Pahala merawat anak dalam agama Islam sangat berlimpah. Simak pembahasannya dalam momen Hari Anak Nasional berikut ini.
Anak merupakan anugerah dan sumber kebahagiaan orangtua. Maka dari itu, anak perlu diberikan kasih sayang maupun penghidupan dari kedua orangtuanya.
Meski menjadi orangtua memang tidak mudah, namun merawat anak bisa mendatangkan pahala dari Allah SWT.
Dilansir dari Dalam Islam, berikut lima pahala yang bisa didapatkan saat merawat anak:
Mendapatkan ampunan dosa
Dikatakan, orangtua yang merawat anak bisa mendapatkan pahala pengampunan dosa. Hal ini disebut lewat kitab hadits Mustadrak Al-Wasail 2: bab 47 halaman 623.
"Bila seorang perempuan melahirkan anak ke dunia dan menyusuinya, maka tak ada setetes air susu yang diisap oleh anaknya, kecuali menjadi cahaya yang memancar di kehidupannya kelak saat kiamat."
Pahala kebaikan
Dalam merawat anak, orangtua akan mendapatkan pahala kebaikan tak hanya di dunia saja, melainkan juga di akhirat kelak. Pahala kebaikan ini disebut lewat HR. Muslim, bahwa:
Baca Juga: 5 Pahala Meminjamkan Uang Bagi yang Membutuhkan
“Siapa menyeru kepada petunjuk, ia mendapatkan pahalanya seperti pahala yang diperoleh orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala mereka. Dan siapa yang menyeru kepada kesesatan, ia mendapatkan dosa seperti dosa yang didapatkan pengikutnya tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka.”
Kebaikan di akhirat
Dalam merawat anak, orangtua akan mendapatkan kebaikan yang bisa membawanya ke akhirat kelak. Hal ini disebut lewat HR. Ahmad, bahwa orangtua yang merawat anak dapat mengangkat derajatnya.
“Sesungguhnya Allah mengangkat derajat seoang hamba sholeh di surga, lalu ia berkata: Wahai Tuhanku, darimana aku dapatkan semua ini? Kemudian Allah menjawab: Dengan sebab istighfar anakmu untuk dirimu.”
Pahala bagi ibu yang menyusui
Ibu yang melahirkan anak disebut akan mendapatkan pahala. Sebagaimana kewajiban ibu adalah menyusui anaknya, ini disebut lewat Q.S Al-Baqoroh ayat 233:
Berita Terkait
-
Lewat Kreasi Anak untuk Negeri, Susu Tango Kido Kenalkan Produk Full Cream Baru
-
Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung
-
Sambut Hari Anak Nasional, Rumah Harapan Indonesia Terima Bantuan Layanan Kesehatan
-
Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal
-
Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti