Suara.com - Putri pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle, Lilibet, belum masuk dalam daftar keluarga Kerajaan Inggris, bahkan tujuh minggu setelah kelahirannya.
Lilibet Diana Mountbatten-Windsor lahir pada 4 Juni di Amerika Serikat dan berada di urutan kedelapan pewaris takhta Kerajaan Inggris.
Tetapi dalam situs resmi Kerajaan Inggris, kelahiran serta garis suksesi Lilibet nampaknya 'belum diakui'. Lihat di sini.
Padahal situs tersebut dikenal up to date mengabarkan hal-hal terkait tugas dan kegiatan anggota Kerajaan Inggris.
Dalam situs tersebut, Pangeran Andrew masih berada di urutan kedelapan dalam garis suksesi Kerajaan Inggris, membuat nama putri Harry dan Meghan yang tak kunjung ada menjadi pertanyaan.
Berbeda dengan Lilibet, kakak laki-lakinya Archie masuk dalam daftar suksesi kerajaan 15 hari setelah lahir pada 2019 lalu.
Sementara buah hati terakhir pasangan Pangeran William dan Kate Middleton, Pangeran Louis, ditambahkan ke daftar hanya 12 hari setelah lahir.
Pun dengan putra pasangan bangsawan lain yaitu Zara dan Mike Tindall, Lucas, yang berada di urutan ke-22 pewaris takhta, telah terdaftar di laman resmi Royal Inggris sejak kelahirannya pada bulan Maret lalu.
Lilibet lahir pada Juni dan diberi nama sesuai nama panggilan masa kecil Ratu Elizabeth. Sementara nama tengahnya - Diana, diambil untuk menghormati mendiang ibunda Harry, Putri Diana yang legendaris.
Baca Juga: Pangeran Harry Bikin Buku, Ahli Kerajaan Prediksi Isinya akan Menjadi 'Bom Kebenaran'
Di sisi lain, juru bicara Istana Buckingham mengatakan bahwa situs web tersebut diperbaharui secara berkala.
Pernyataan tersebut keluar ketika ada desas-desus Harry dan Meghan ingin Lilibet dibaptis seperti kakaknya, Archie.
Dikabarkan, Duke dan Duchess of Sussex ingin Lilibet Diana dapat mengikuti jejak kakak laki-lakinya Archie, untuk bisa dibaptis di Kapel St George Windsor dengan dihadiri Ratu Elizabeth.
Sebuah sumber sebelumnya mengatakan kepada Daily Mail:
"Harry memberi tahu beberapa orang bahwa mereka ingin Lili dibaptis di Windsor, seperti kakaknya Archie. Mereka dengan senang hati menunggu sampai keadaan memungkinkan."
Huru-hara keluarga Pangeran Harry dan keluarga Kerajaan Inggris secara keseluruhan, semakin memanas setelah wawancara CBS dua jam Harry dan Meghan dengan Oprah Winfrey.
Pada acara tersebut, Harry dan Meghan curhat mengenai kekecewaan mereka dengan Kerajaan Inggris dengan menuding ada praktik rasisme di sana.
Mereka juga menyebut rasisme tersebut berbuntut panjang, termasuk menolak Archie mendapat gelar Pangeran karena Archie datang dari ras campuran.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI