Suara.com - Tak hanya memiliki keindahan untuk dipandangi, tanaman hias juga bisa menaungi dan memberikan udara segar. Sebagian orang bahkan percaya bahwa beberapa tanaman hias menyaring racun di udara. Lalu, bagaimana penjelasan mengenai hal ini?
Mari kita simak penjelasan tentang kemampuan tanaman hias dalam menyaring racun di udara, disadur dari Lifehacker, Jumat (30/7/2021).
Alasan Tanaman Hias Tidak Efektif Menyaring Udara di dalam Rumah
Di alam terbuka, fungsi tanaman memang untuk menjaga ekosistem tetap sehat dan berkesinambungan, yakni dengan mengoksidasi udara dengan cara menyerap karbon hingga menyerap beberapa polutan.
Dikutip dari situs Science Alert, agar tanaman bekerja efektif menyaring racun di udara, setidaknya yang diperlukan adalah menyediakan 10-1000 tanaman untuk satu meter persegi di ruang hidup. Berbeda tentunya jika Anda tinggal di dalam rumah kaca, hal ini tidak realistis.
Gagasan soal kemampuan tanaman mampu menyaring dan memurnikan udara di ruang tertutup mencuat pada tahun 1980-an. Kala itu, Bill Wolverton, seorang ilmuwan NASA, meneliti tentang kemampuan tanaman tertentu yang diletakkan di rumah melenyapkan senyawa organik yang mudah menguap di udara dalam ruang tertutup.
Selanjutnya, temuan tersebut didesain dengan cara mengamati astronot yang menetap di ruang tertutup dalam jangka waktu lama. Namun, hingga kini riset tersebut seringkali disalahgunakan sebagai pembenaran Anda harus menempatkan lebih banyak tanaman di sekitar rumah.
Profesor teknik Michael Waring kepada The Atlantic berujar bahwa hasil penemuan tahun 1989 tersebut tak berlaku untuk rumah tangga pada umumnya.
"Wolverton mengukur apakah tanaman hias mampu menghilangkan VOC (senyawa organik yang mudah menguap) dari lingkungan laboratorium yang kedap udara. Namun, rumah bukanlah sebuah ruang kedap udara karena terdapat jendela dan pintu terbuka, angin, celah udara, dan banyak lagi kekacauan," kata dia.
Baca Juga: 3 Penyebab Daun Aglonema Mengerdil dan Cara Mengatasinya
Apabila Anda seorang astronot yang tengah terjebak dalam ruang kedap udara selama berjam-jam, ada baiknya membawa satu atau dua tanaman untuk udara segar. Namun jika Anda menginginkan udara segar di rumah, bukalah jendela.
Manfaat Memelihara Tanaman Hias
Meski terbukti tanaman hias tidak efektif memberi udara segar di dalam rumah, Anda tetap harus memelihara tanaman dengan alasan lainnya.
Alih-alih beli tanaman hias tertentu untuk membuat udara di rumah segar, rawatlah tanaman hias yang berdampak baik untuk psikologis dan emosional.
Dilansir dari Healthline, bertempat tinggal di rumah yang dipenuhi tanaman dapat membantu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan produktivitas.
Merawat tanaman yang beraroma enak seperti peppermint atau lavender mampu meningkatkan suasana hati setiap hari karena membuat lingkungan terasa lebih santai dan nyaman.
Tak ada salahnya menghiasi rumah Anda dengan berbagai tanaman hijau dan bunga. Ingatlah bahwa tanaman memiliki banyak manfaat baik. Namun untuk memperbaiki kualitas udara di dalam rumah, lebih baik gunakan air purifier.
Demikian penjelasan terkait kemampuan tanaman hias yang sebenarnya tidak efektif dalam menyaring racun udara di dalam rumah. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek