Suara.com - Atap go green merupakan salah satu jenis atap yang saat ini sedang digemari dan banyak diaplikasikan pada rumah tinggal. Pemilihan atap menjadi sangat penting supaya rumah bisa menjadi teduh dan nyaman. Atap go green menjadi sangat disukai karena selain harganya yang bersaing, atap ini termasuk ke dalam salah satu atap yang ramah lingkungan. Simak lebih lanjut soal atap go green yang disadur dari artikel Rumah.com, portal properti terdepan di Indonesia.
Ramah Lingkungan dan Ramah di Kantong
Atap go green adalah atap yang dibuat dari plastik baja dengan teknologi yang tinggi untuk menghasilkan atap dengan kualitas yang baik dengan kelenturan yang membuat atap ini jauh lebih mudah untuk diaplikasikan pada rumah tinggal. Berbeda dari atap plastik biasa, atap ini terbuat dari plastik yang sangat ramah lingkungan. Plastik yang digunakannya bisa untuk didaur ulang sehingga tidak akan mencemari tanah.
Ciri-Ciri Atap Go Green
Setiap atap rumah memiliki karakteristiknya tersendiri, di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri dari atap go green yang perlu Anda ketahui:
- Atap go green merupakan salah satu atap yang hadir untuk Anda yang mencari alternatif dari atap seng atau atap spandek.
- Atap ini memiliki formula pembuatan yang serupa dengan atap baja ringan. Terbuat dari campuran bahan kimia yang ramah lingkungan dan bisa hancur dengan mudah apabila ingin didaur ulang.
- Memiliki bentuk bergelombang yang menyerupai atap seng dan atap gelombang lainnya.
Keunikan dari atap go green adalah memiliki banyak pilihan warna, sehingga Anda bisa menyesuaikannya dengan desain bangunan.
Anda sedang berencana membeli rumah kedua? Lancarkan prosesnya dengan mengikuti panduan berikut ini.
Setelah mengetahui ciri-cirinya, lalu bagaimana cara pemasangannya? Pemasangan atap go green tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena bisa merusak tatanan atap dan menjadikan atap Anda renggang yang mengakibatkan air hujan dapat mudah masuk ke dalam.
Di bawah ini adalah panduan sederhana dalam memasang atap go green di rumah:
- Jarak bidang tindih atau tumpukan minimal 15 cm.
- Jarak tumpukan samping antar gelombang berkisar antara 2 gelombang atau 10 cm.
- Apabila Anda menggunakan atap go green berukuran 180 cm, maka Anda memerlukan paku atap sebanyak 12 buah.
- Sebelum memaku, tusuklah atap terlebih dahulu untuk melubangi atap supaya tidak retak.
- Apabila Anda salah dalam melakukan pembolongan, gunakanlah sealant untuk menutup lubang yang sudah terlanjur dibuat untuk mencegah terjadinya kebocoran.
- Ingin menggunakan paku payung untuk memasang atap? Jangan lupa untuk terlebih dahulu memasang karet seal untuk mencegah bocor.
- Hindari untuk memotong atap go green yang terlalu lebar. Atap ini bisa pecah apabila pemotongan dilakukan secara sembarangan.
Ingin tahu detail properti incaran sebelum datang ke lokasi? Baca dulu review mendalam seputar properti baru di Project Review Rumah.com.
Baca Juga: 6 Seragam Atlet Paling Modis di Olimpiade Tokyo 2020, Punya Jepang Ramah Lingkungan
Atap go green menjadi sangat diminati karena atap ini bisa menjadi alternatif dari atap merk dan tipe lain. Sebelum memutuskan untuk memasang atap go green di rumah, ada baiknya Anda mengenali terlebih dahulu beberapa kelebihannya berikut ini:
- Atap ini bisa digunakan pada daerah yang memiliki tingkat kelembaban tinggi. Komponen yang terdapat di dalamnya menjadikan atap jenis ini tahan karat dan tidak akan hancur apabila terkena air secara terus menerus.
- Sesuai dengan namanya, atap ini sengaja dibuat untuk menjadi alternatif atap yang ramah lingkungan. Campuran plastik yang terdapat di dalamnya bisa hancur dengan mudah apabila ingin didaur ulang sehingga tidak akan mencemari tanah dan lingkungan.
- Atap go green memiliki tingkat kelenturan yang sangat tinggi. Berbeda dari atap seng yang keras dan bisa menimbulkan suara berisik ketika hujan.
- Atap ini juga termasuk ke dalam salah satu atap yang mudah untuk dipasangkan. Proses pemasangan juga tidak membutuhkan peralatan yang aneh.
- Terdapat lapisan ultraviolet untuk melindungi seisi rumah dari serangan sinar UV yang berbahaya bagi tubuh.
- Selain harganya yang sangat terjangkau, produsen juga menawarkan garansi yang jauh lebih lama dibandingkan dengan atap merk lainnya sehingga Anda bisa lebih merasa tenang untuk menggunakan atap ini.
Itulah pembahasan lengkap mengenai apa itu atap go green, kelebihan dan kekurangannya serta rincian harga yang bisa menjadi referensi bagi Anda ketika hendak membeli. Selalu berhati-hati ketika hendak memasang atap, gunakanlah jasa konstruksi apabila Anda tidak bisa memasangnya sendiri.
| Published by Rumah.Com |
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis
-
Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat
-
Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor
-
Mendekati Usia 30? Ini Cara Simpel Jaga Elastisitas Kulit Biar Tetap Kencang dan Glowing