Suara.com - Sebagai negara dengan mayoritas umat muslim terbanyak di dunia, tren modest fashion di Indonesia cukup dinamis. Tingginya minat pembeli juga membuat makin banyak produsen busana muslim atau modest fashion yang bermunculan.
Kondisi itu, menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku industri modest fashion untuk bisa bersaing. Salah satunya diungkapkan oleh Owner Raunapride, Heri Achsani yang sempah menjajal menawarkan koleksi gamis.
Namun, koleksi gamis berbahan kaos mulai meredup, sehingga Heri terus mencari cara agar busana muslimnya bisa terus bersaing. Untuk itu, lanjut Heri, ia selalu berusaha mengikuti tren yang ada di masyarakat dengan mengeluarkan koleksi terbaru.
"Setiap 2 minggu Raunapride selalu meluncurkan koleksi terbarunya, dengan inspirasi desain tentunya dari trend dan lainnya," kata Heri dalam keterangannya, Selasa, (3/8/2021).
Ia mengatakan, bahwa pihaknya selalu berusha menawarkan model yang beragam. Selain itu, ia juga mempertimbangkan bahwa koleksi busana muslim yang dibuatnya bisa digunakan oleh semua kalangan.
"Untuk itu, kami membuka layanan custom ukuran serta pembuatan seragam dan sarimbit atau keluarga.
Kualitasnya yang baik pun dibuktikan dengan pemilihan bahan yang dipakai," kata Heri.
Ia menjelaskan, bahwa selalu ada tes terlebih dahulu sebelum produk tersebut dipasarkan. Sehingga pembeli bisa mendapatan kualitas terbaik.
"Dicoba dulu, apakah nyaman? Tes cuci juga, apakah luntur dan susut?" kata dia.
Selain menjamin seluruh produk yang dipasarkan nyaman digunakan, Rauna juga memberikan harga spesial, mulai dari Rp150.000,00 untuk baju koko dan Rp175.000,00 untuk gamis. Dengan begitu ia bisa bersaing dengan berbagai produsen busana muslim lainnya.
Baca Juga: Heboh Wanita Berjilbab Mencuri di Minimarket, Barang Curian Ditutupi Jilbab dan Gamis
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ijazah Masih Penting, Tapi Kenapa Dunia Kerja Hanya Melihat Portofolio?
-
Pasar Tumpah Diduga Jadi Biang Kecelakaan Maut Pelajar Kramat Jati, Pramono Perintahkan Penertiban
-
IHSG Terbang ke Level 6.500, Emiten Bakrie Melesat
-
Demi Piala Oscar 2027, Taiwan Tunjuk A Foggy Tale di Kategori Internasional
-
Mimpi Bandar Lampung Menyulap Kawasan Pesisir Menjadi Front City Kelas Dunia
-
Tarif Parkir Tegar Beriman Cibinong Bakal Dievaluasi, Kadishub Bogor: Menyesuaikan Kebutuhan Warga
-
Waspada Gempa Susulan! Warga Ngada Diimbau Tak Masuk ke Dalam Rumah
-
Dana JETP Rp333 Triliun Mandek, Airlangga Desak Proyek Energi Hijau Dikebut
-
Purnawirawan TNI Turun Gunung, Tambah Rp100 Juta untuk Sayembara Ijazah SMA Wapres Gibran
-
Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia