Suara.com - Keladi menjadi salah satu tanaman hias yang memerlukan perawatan cukup ekstra. Namun, meski begitu terdapat cara merawat tanaman keladi yang cocok bagi para pemula.
Daun keladi yang lebar dengan corak warna hijau, putih dan merah tentu menjadi idaman bagi para pecinta tanaman satu ini. Namun, untuk menghasilkan keladi yang subur dan cantik Anda perlu memilih media tanam dan perawatan yang tepat.
1. Pilih media tanam yang tepat
Salah satu campuran media terbaik untuk keladi adalah tanah berwarna hitam, sekam padi, dan sekam bakar atau arang sekam.
2. Atur pencahayaan
Keladi akan lebih baik tumbuh di cahaya tidak langsung atau naungan sedang di dalam ruangan. Semakit sempit daunnya, semakin besar cahaya matahari yang bisa ditahan. Oleh karena itu, sinar cahaya matahari langsung dapat menghanguskan daun keladi.
3. Gunakan pupuk cair
Perawatan keladi dapat dilakuakan dengan pupuk cair jenis NPK 16-16-16 atau air cucian beras. Dosis pencairan pupuk yang dianjurkan adalah setengah sendok makan untuk 20 liter.
Baca Juga: 3 Penyebab Ujung Daun Tanaman Berwarna Coklat, Salah Satunya Suhu Ekstrem
Satu pot keladi memerlukan setidaknya 250 ml NPK 16-16-16, lalu siram di dekat akar tanaman.
4. Siram dengan cara menyemprot
Tanaman keladi paling baik disiram sebanyak satu kali sehari tepatnya di sore hari. Penyiraman sebaiknya dilakukan dengan cara menyemprot, terlebih pada bagian akar tanaman dan media tanam. Pastikan bahwa air tidak sampai menggenang.
5. Suhu dan kelembapan
Suhu terbaik untuk pertumbuhan tanaman keladi berada pada kisaran 70 derajat Fahrenheit atau sekitar 21 derajat celcius, karena di situlah umbi akan mulai tumbuh dengan cepat.
6. Rutin bersihkan dari gulma
Saat menyiram keladi setiap sore hari, baiknya Anda juga melihat apakah ada gulma yang mengganggu. Jika ada gulma yang terlihat, segera bersihkan untuk menjaga kesuburan pertumbuhan
Demikian 6 cara merawat tanaman keladi agar dapat tumbuh secara subur. Keberadaan tanaman hias memang sangat dibutuhkan di rumah. Selain mempercantik rumah, tanaman hias juga dapat memperbaiki kualitas udara.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
5 Warna Cat Kamar Terbaik Menurut Psikologi, Bikin Pikiran Lebih Tenang
-
Lomba Pidato Bung Karno 2026 Resmi Digelar, Total Hadiah Capai Rp16 Juta
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
3 Bedak Padat Translucent yang Bikin Makeup Flawless, Lengkap Review Pengguna
-
Apakah Ada Parfum Bau Pandan? Ini 3 Rekomendasi Lokal Lengkap dengan Ulasan Pembeli
-
7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini
-
Apakah Sepatu Onitsuka Tiger Terbuat dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review