Suara.com - Ditangkapnya Dokter Richard Lee oleh polisi membuat sejumlah sejawat dokter lain bereaksi. Bahkan hingga muncul petisi daring yang menyuarakan agar dokter kecantikan itu dibebaskan.
Kabar ditangkapnya dokter Richard disebarkan melalui media sosial oleh istrinya, Reni Effendi. Melalui sebuah video yang diunggahnya, nampak dokter Richard ditarik paksa keluar rumah oleh sejumlah orang.
Menurut pihak keluarga dokter Richard, polisi tidak memberikan alasan yang jelas dalam penangkapan paksa tersebut. Tapi diduga terkait dengan konten edukasi kesehatan kulit yang kerap dilakukan dokter Richard di akun YouTube-nya.
Bukan hal baru memang para dokter memberikan edukasi melalui media sosial kepada para pengikutnya. Namun kabar ditangkapnya dokter Richard ternyata membuat khawatir rekan sejawat dokter lain untuk terus melakukan edukasi kesehatan di media sosial.
Seperti yang diungkapkan dokter mata dr. Ferdiriva Hamzah. Dikutip suara.com dari akun Instagram pribadinya, dokter Ferdiriva menyampaikan akan berhenti sementara lakukan edukasi kesehatan hingga dokter Richard dibebaskan.
"Saya tidak akan membuat video edukasi kesehatan mata lagi sampai dokter Richard dibebaskan. Feel free to unfollow me, kali emang nge-follow gue untuk mendapatkan edukasi," tulis dokter Ferdiriva pada status Instagram.
Pada akun Twitter-nya, ia juga mengatakan kekhawatirannya kalau apa yang terjadi pada dokter Richard bukan tidak mungkin juga bisa terjadi pada dokter lain yang juga kerap melakukan edukasi di media sosial.
"Melihat video dr. Richard ditangkap, bisa aja itu terjadi sama gue dan teman-teman sejawat yang rajin edukasi di medsos. Gak deh, ya," tulisnya.
Dokter sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Irzan Nurman juga menyampaikan komentarnya. Menurutnya, tindakan aparat keamanan itu juga justru telah melanggar undang-undang.
Baca Juga: Ditangkap Usai Review Produk Skincare, Dokter Richard Lee Panen Dukungan
"Ditangkap dengan paksa, tidak ada surat penangkapan (?), ditanya oleh istrinya alasan penangkapan tapi tidak dijelaskan, nunggu kuasa hukum tidak boleh, ini saja sepertinya melanggar pasal 28D ayat 1 UUD 1945, pasal 28G ayat 1, pasal 28H ayat 2 UUD 1945. #BebaskanDokterRichard," tulis dokter Irzan melalui akun Twitter pribadinya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus telah menyampaikan bahwa penangkapan dokter Richard Lee tidak terkait kasus pencemaran nama baik terhadap Kartika Putri. Melainkan, berkaitan dengan kasus ilegal akses dan upaya menghilangkan barang bukti.
"Perlu saya luruskan perkara pencemaran nama baik yang dilaporkan KP (Kartika Putri) ini berbeda dengan upaya hukum ilegal akses dan pencurian barang bukti," kata Yusri saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/8/2021).
Yusri menjelaskan berdasar hasil penyelidikan, Richard Lee terbukti melakukan ilegal akses terhadap akun media sosial miliknya yang telah disita oleh penyidik.
Selain itu yang bersangkutan juga disebut telah melakukan penghapusan terhadap beberapa barang bukti di dalamnya.
"Hasil penyelidikan ditemukan yang melakukan ilegal akses dan pencurian di akun yang jadi barang bukti itu dilakukan sendiri oleh RL (Richard Lee)," beber Yusri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?
-
Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?
-
Sambil Sebat, Pengakuan Sopir Taksi yang Disebut-sebut Biang Kerok Kecelakaan KRL dan Argo Bromo
-
Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?
-
Setelah Foundation Apa Perlu Pakai Bedak? Ini Urutan Makeup agar Tahan Lama
-
5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas
-
Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?
-
5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage
-
Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?
-
5 Insiden Kelam Kereta Argo Bromo Anggrek, Terakhir Bekasi Timur