Lifestyle / Komunitas
Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:29 WIB
Sosok Husein Mutahar pencipta lagu Hari Merdeka. (Dok. ArabIndonesia.org)

Di zaman pendudukan Jepang, Habib Ali Kwitang pernah di penjara bersama Haji Agus Salim.

Dengan mengobarkan semangat anti penjajah dengan membawa ayat-ayat Alquran serta Hadits Nabi yang menganjurkan melawan penjajah, Habib Ali Kwitang pernah mengungkap, “Penjajah adalah penindas, kafir, dan wajib diperangi!”

3. Habib Idrus bin Salim Al-Jufri
Habib Idrus bin Salim Al-Jufri lahir di Taris Hadramaut Yaman pada 15 Maret 1892.

Selain dikenal sebagai tokoh pendidikan Islam di Sulawesi Tengah, ia juga dikenal sebagai tokoh nasionalis anti penjajahan yang militan.

Dilansir dari Bincang Syariah, kesetiaan dan rasa kagumnya pada Soekarno diungkapkan dalam sebuah syair kemerdekaan yang ditulis Habib Idrus pada tahun 1945.

Semasa hidupnya, Habib Idrus selalu berjuang dalam ranah pendidikan dan perjuangan kemerdekaan.

Madrasah al-Khairat yang didirikan Habib Idrus bin Salim Al-Jufri, selain sebagai media dakwah Islam, juga menjadi pusat perlawanan dan doktrinasi nilai-nilai Nasionalisme.

Syair yang Habib Idrus buat pada tahun 1945 bahkan dikenal sebagai syair yang bermakna perjuangan sarat Nasionalisme.

Meski berdarah Arab, Habib Idrus bin Salim Al-Jufri mengungkapkan cintanya pada Indonesia dengan cara yang luar biasa.

Baca Juga: 7 Fakta Menarik Pencipta Lagu Hari Merdeka atau Lagu 17 Agustus, Habib Pejuang Kemerdekaan

4. Syarif Hamid II
Syarif Hamid II yang memiliki nama lengkap Syarif Abdul Hamid Alkadrie merupakan seorang Habib sekaligus Sultan di Kesultanan Pontianak, Kalimantan Barat yang merancang Lambang Garuda Pancasila.

Lelaki yang juga akrab disapa Sultan Hamid II ini dilansir Wikipedia, merupakan putra Sulung Pontianak ke-6, yang lahir di Pontianak pada 12 Juli 1913, dan meninggal di Jakarta 30 Maret 1978.

Ia menempuh pendidikan di ELS di Sukabumi, Pontianak, Yogyakarta, dan Bandung.

Meski tidak tamat di Bandung, Syarif Hamid II lulus dan meraih pangkat letnan pada kesatuan tentara Hindia Belanda.

Setelah lulus pada tahun 1937, Syarif Hamid II dilantik sebagai perwira KNIL dengan pangkat Letnan Dua.

Dalam perjuangannya, beliau juga ditugaskan oleh Presiden Soekarno untuk merancang lambang negara RI,Yaitu Garuda Pancasila.

Saat menjabat sebagai Menteri Negara Zonder Portofolio, pada 10 Januari 1950, dibentuklah Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara dibawah Sultan Hamid II.

Susunan teknis pembuatan lambang negara ini, antara lain di isi oleh Muhammad Yamin, Ki Hajar Dewantoro, M.A. Pellaupessy, Mohammad Natsir, dan R.M. Ngabehi Poerbatjaraka.

5. Habib Husein Mutahar
Habib Husein Mutahar merupakan pencipta lagu Hari Merdeka, atau yang dikenal 17 Agustus, yang biasa diputar menjelang hari HUT RI.

Dengan nama asli Muhammad bin Husein al Mutahar, beliau lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916.

Semasa hidupnya, Husein Mutahar dikenal sebagai sosok seniman dan musisi yang andal. Selain itu, beliau juga dikenal karena rasa berbaktinya kepada negara.

Selain menciptakan lagu Hari Merdeka, Habib Husein Mutahar juga menciptakan lagu Hymne Syukur, di mana lagu ini merupakan bentuk rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Itulah 5 habib pejuang kemerdekaan RI fenomenal yang perlu kamu ketahui jasa-jasa dan pengorbanannya. 

Load More