Suara.com - Terong sering dianggap sebagai salah satu makanan dengan rasa pahit yang cukup mengganggu. Padahal ada cara mudah untuk menghilangkan rasa pahit pada terong.
Rasanya, rugi bagi setiap orang yang menolak untuk memakan buah yang identik dengan warna ungu ini. Pasalnya, dengan pengolahan yang tepat terong dapat dimasak dengan berbagai cara, mulai dari direbus sampai digoreng.
Melansir dari laman saveur, thekitchen, dan thespruceeats berikut 5 cara mudah menghilangkan rasa pahit pada terong.
1. Potong membentuk lingkaran
Langkah paling mudah menghilangkan atau setidaknya mengurangi rasa pahit pada dari terong adalah dengan memotongnya dengan bentuk lingkaran. Selain itu, pastikan Anda memotongnya dari ujung dekat tangkai lalu lanjut ke sisi bawah.
2. Taburi dengan garam
Pada terong yang sudah terpotong berbentuk koin, taburkan garam ke permukaan. Pastikan garam melapisi terong secara merata. Lalu, diamkan selama satu jam dan bilas dengan air bersih sebelum dimasak
3. Masukkan ke freezer
Jika Anda belum mau memasak terong yang sudah ditabur garam, Anda bisa menyimpannya di kulkas. Pastikan Anda memasukkan irisan terong tersebut ke dalam freezer dan diamkan setidaknya 4 jam. Saat akan mengolah terong, peras air yang tersisa pada terong karena ini akan menghilangkan rasa pahit di dalamnya.
Baca Juga: Semarak GBN 2021, Pupuk Kaltim Salurkan Ratusan Paket Buah Segar
4. Rendam dengan susu
Salah satu cara mudah untuk menghilangkan rasa pahit dari terong juga dapat dilakukan dengan merendam menggunakan susu. Biarkan rendaman terong dalam susu ini selama 30 menit sebelum terong diolah. Selain menghilangkan rasa pahit, susu juga membuat tekstur terong lebih lembut.
5. Buang biji terong
Jika Anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk merendam atau mengasinkan terong dan ingin segera mengolah terong tersebut, maka Anda dapat membuang biji terong.
Biji terong menyimpan sebagian besar rasa pahit terong. Sehingga Anda bisa membuang bijinya usai memotong terong.
Di balik rasanya yang pahit, terong memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, mulai dari meningkatkan kesehatan jantung, mengendalikan kadar kolesterol sampai menjaga kesehatan otak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah April 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Long Weekend
-
Lagi Tren Login Muhammadiyah, Ini 6 Keuntungan Punya Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah
-
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
-
Doa Halal Bihalal Kantor, Lengkap dengan Susunan Acara yang Formal dan Khidmat
-
5 Face Mist Anti Sumuk untuk Segarkan Wajah saat Cuaca Panas, Lembap Tanpa Rasa Lengket
-
WFH 1 Hari Sepekan Usai Lebaran, Benarkah Hanya untuk ASN? Simak 5 Faktanya
-
7 Contoh Undangan Halalbihalal Via WhatsApp untuk Keluarga dan Kantor
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Tahan Lama yang Bisa Isi Ulang
-
SNBT 2026 Daya Tampungnya Berapa? Ini Update Terbaru dan Cara Cek Kuota PTN
-
Ini Perbedaan Arti WFH, WFO, dan WFA, Jangan Keliru Mengartikannya