Suara.com - Data Digital Waste Solution Indonesia mengungkapkan, bahwa peningkatan sampah secara global akan mengalami kenaikan sebesar 70 persen. Mereka memperkirakan bahwa ini akan tumbuh menjadi 3,40 miliar ton pada tahun 2050.
Kondisi itu diugkapkan oleh Managing Director Digital Waste Solution Uli Erni Iriani Nadeak, dalam acara Yok Yok Ayok Daur Ulang, Selasa (24/8/2021).
“Kebayangkan sebesar apa, mungkin hampir separuh jumlah manusia yang mengonsumsi sampah. Ini terjadi karena konsumsi kita mulai bertambah, penduduk bertambah, juga pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya
Lantas, bagaimana dengan situasi peningkatan sampah di Indonesia? Lewat data yang ia sampaikan, Uli mengatakan bahwa Indonesia sudah mencapai 67,8 juta ton sampah pada tahun 2020.
“Artinya ada sekitar 185,753 ton sampah setiap harinya, yang dihasilkan dari dua ratus tujuh puluh juta penduduk Indonesia,” ungkapnya lebih lanjut.
“Kalau kita lihat, ternyata lebih dari 35 persen sampah berasal dari rumah tangga. Dari situlah sampah tersebut dihasilkan,” ucapnya.
Selain itu, peningkatan sampah tidak hanya terjadi di rumah tangga. Uli Erni, melanjutkan peningkatan ini juga terjadi di area perkantoran, perniagaan, fasilitas publik, hingga pasar.
Lewat data dari Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan yang ia sampaikan, jenis sampah yang dihasilkan di Indonesia didominasi oleh sampah organik. Bahkan, peningkatan jenis sampah ini sudah mencapai sekitar 60 persen dari total sampah.
“Ternyata enam puluh persen yang dihasilkan itu sampah organik. Mulai dari sisa makanan dan sayuran. Dan itu terjadi di rumah tangga,” ungkapnya.
Baca Juga: YouTuber Tasyi Athasyia Beli Tempat Sampah Canggih, Ongkirnya Jadi Sorotan
Sedangkan jenis sampah plastik menempati posisi kedua sebesar 14 persen, disusul sampah kertas 9 persen dan karet 5,5 persen. Selain itu, peningkatan sampah lainnya terdiri dari logam, kain, hingga kaca.
“Ini merupakan komposisi sampah yang ada di Indonesia. Tapi sampah plastik menempati posisi kedua di Indonesia,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
5 Rekomendasi Sandal Empuk untuk Kesehatan Lansia, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
7 Vitamin Wajib untuk Lansia, Atasi Badan Lemas Tubuh Auto Bertenaga
-
5 Rekomendasi Parfum Mobil Terbaik yang Tidak Bikin Pusing dan Mual
-
5 Rekomendasi Sepatu Safety Krisbow Terbaik untuk Kerja, Aman dan Nyaman
-
Skincare Apa Saja yang Sebaiknya Dipakai di Usia 50-an? Simak Anjuran Dokter Kulit
-
5 Sepatu Velcro Lokal Tanpa Tali, Solusi Anti Repot Buat Orang Tua
-
5 Sabun Cuci Muka Pilihan Paling Aman untuk Lansia, Ampuh Rawat Kulit Menipis
-
5 Parfum Murah Pria Tahan Lama Mirip Bleu de Chanel, Mulai Rp200 Ribuan
-
Begini Cara Warga Kertabumi Ubah Plastik Bekas Jadi Penghasilan Jutaan
-
5 Lip Balm Rp50 Ribuan untuk Lembapkan Bibir Kering dan Keriput di Usia 50 Tahun