Suara.com - Tak sekadar romantis, sebuah hubungan juga harus terjalin dengan sehat. Namun, definisi hubungan yang sehat berbeda-beda antar pasangan, karena setiap orang memiliki kebutuhan spesifik yang berbeda-beda dari sebuah hubungan.
Beberapa pasangan mungkin membutuhkan komunikasi yang baik, sementara pasangan lain membutuhkan seks yang hebat, kasih sayang yang melimpah, atau kebersamaan dari pasangannya.
Usia juga memengaruhi definisi hubungan yang sehat di mata seseorang.
Namun, secara umum, ada beberapa ciri yang dapat menunjukkan apakah hubungan Anda dan pasangan termasuk kategori hubungan sehat taau tidak. Ini dia selengkapnya, seperti dilansir dari Healthline.
1. Komunikasi terbuka
Dalam hubungan yang sehat, pasangan biasanya berbicara tentang hal-hal yang terjadi dalam hidup mereka: keberhasilan, kegagalan, dan segalanya. Anda harus nyaman membicarakan masalah apa pun yang muncul, mulai dari hal-hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, seperti stres pekerjaan atau teman, hingga masalah yang lebih serius, seperti gejala kesehatan mental atau masalah keuangan.
Bahkan jika pasangan memiliki pendapat yang berbeda, mereka akan mendengarkan tanpa menghakimi dan kemudian berbagi perspektif dengan Anda.
2. Saling percaya
Kepercayaan melibatkan kejujuran dan integritas. Anda tidak menyimpan rahasia satu sama lain. Saat Anda berpisah, Anda tidak khawatir pasangan akan berpaling.
Tetapi kepercayaan lebih dari sekadar percaya bahwa pasangan tidak akan menipu atau berbohong kepada Anda. Ini juga berarti Anda merasa aman dan nyaman dengannya karena tahu bahwa pasangan tidak akan menyakiti Anda secara fisik atau emosional. Anda tahu pasangan memikirkan kepentingan terbaik Anda, tetapi juga cukup menghormati Anda untuk mendorong Anda membuat pilihan sendiri.
3. Merasa diri Anda sebagai orang yang terpisah
Sah-sah saja saling bergantung sama lain dalam sebuah hubungan. Meski begitu, dalam sebuah hubungan yang sehat, Anda mampu tetap mempertahankan identitas Anda sebagai individu yang unik.
Baca Juga: Sukses Bikin Baper, Nih 5 Pasangan Romantis di Film Drama Indonesia!
Dengan kata lain, hubungan Anda seimbang. Anda tahu Anda memiliki cintanya, tetapi harga diri Anda tidak bergantung pada pasangan. Meskipun Anda ada untuk satu sama lain, Anda tidak bergantung satu sama lain untuk memenuhi semua kebutuhan Anda.
Anda masih memiliki teman dan koneksi di luar hubungan dengan pasangan, dan menghabiskan waktu untuk mengejar minat dan hobi Anda sendiri.
4. Memiliki rasa ingin tahu
Salah satu karakteristik kunci dari cinta yang sehat dan berjangka panjang adalah rasa ingin tahu. Ini berarti Anda tertarik dengan pemikiran, tujuan, dan kehidupan sehari-hari pasangan. Anda ingin melihat pasangan tumbuh menjadi diri terbaik mereka.
Keingintahuan juga berarti Anda bersedia mempertimbangkan atau membicarakan perubahan pada struktur hubungan Anda jika aspek hubungan Anda saat ini menjadi kurang memuaskan. Ini juga melibatkan realisme. Anda melihat pasangan apa adanya dan peduli padanya, bukan versi ideal dari mereka.
5. Memiliki waktu terpisah
Kebanyakan orang dalam hubungan yang sehat memprioritaskan menghabiskan waktu bersama, meskipun jumlah waktu yang Anda habiskan bersama dapat bervariasi berdasarkan kebutuhan pribadi, pekerjaan dan komitmen lain, pengaturan hidup, dan sebagainya.
Tetapi Anda juga menyadari kebutuhan akan ruang dan waktu pribadi Anda sendiri. Mungkin Anda menghabiskan waktu ini untuk bersantai sendirian, mengejar hobi, atau bertemu teman atau keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar