"Istilah 'alienisasi' mengacu pada distorsi fitur di luar kisaran normal bagi individu sehingga tampak asing bagi orang tersebut. Beberapa orang hadir secara alami dengan fitur-fitur tertentu dalam wajah mereka, tetapi masalahnya adalah menciptakan ini pada mereka yang tidak dan membuat semua orang terlihat sama," kata dia.
"Ada banyak alasan untuk ini dan sementara kurangnya peraturan memainkan peran penting, hasil yang menyimpang dapat ditemukan secara umum di antara beberapa praktisi yang paling berkualifikasi," jelas dia lagi.
Distorsi fitur, lanjut Dr Steven sering kali melibatkan pendekatan 'Lebih Banyak Lebih Banyak' sehingga keuntungan moneter atau keserakahan merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan.
Ia juga mengakui bahwa telah terjadi "persepsi menyimpang" dalam standar kecantikan yang disebabkan oleh gambar-gambar abnormal setiap hari yang dilihat orang secara online.
Dia khawatir nantinya akan ada peningkatan Body Dysmorphic Disorder - di mana penderita tidak dapat melihat dengan jelas seperti apa penampilan mereka sebenarnya.
"Penting bagi kita untuk memahami semua alasan epidemi ini menyebar pada tingkat yang mengkhawatirkan dan dengan cepat menjadi normal baru. Ini penting karena ini akan membantu kita dengan batasan," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas