Suara.com - Demi melamar pacar, seseorang butuh mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk membeli cincin tunangan. Namun, bukannya menabung, pria ini malah menipu demi cincin.
Pria tersebut kepergok menipu sepupu sendiri demi mendapat uang untuk cincin. Kisahnya lantas dibagikan sang sepupu di forum Reddit.
Melansir laman Yahoo! Life, seorang wanita menjelaskan jika sepupunya yang bernama Charles hendak meminjam uang USD 200 atau Rp2,8 juta untuk cincin.
"Aku mendapat telepon dari sepupuku Charles. Dia bertanya apakah dia bisa meminjam uang karena anjing pacarnya kecelakaan dan harus segera dioperasi," tulis si wanita.
Wanita ini menambahkan bahwa jumlah tersebut tidak sedikit baginya. Ia harus bekerja selama 5 hari demi mendapat uang tersebut.
Awalnya, wanita ini tidak curiga. Meski begitu, ia tak sengaja bertemu tunangan Charles saat jalan-jalan bersama si anjing peliharaan di mal.
"Anjing itu tampak sehat, yang membuatku bingung. Aku bertanya padanya soal kecelakaan, dan dia (tunangan Charles) juga bingung."
"Dia mengganti topik dengan menunjukkan cincin berliannya. Rupanya, Charles sudah melamar. Dia bilang itu mendadak, dan sehari sebelumnya mereka bertengkar karena Charles menghindari pembicaraan seputar pernikahan."
Mengetahui fakta tersebut, wanita ini sadar dirinya sudah ditipu. Ia memutuskan mengungkap kebohongan Charles kepada sang tunangan.
Baca Juga: Tunangan, Calon Istri Andika Kangen Band Rupanya Penggemarnya Sendiri
"Tidak ada kecelakaan anjing. Alih-alih, Charles berbohong karena dia tidak sabar membelikan cincin berlian. Aku marah karena aku benci ketika orang berbohong kepadaku," tambahnya.
Setelah tahu Charles mendapatkan cincin dengan cara tidak jujur, sang tunangan pun memilih untuk putus. Hal ini membuat Charles marah kepada si sepupu.
"Dia marah karena aku memberitahu tunangannya dia sudah menipuku, dan sekarang mereka putus. Dia menyalahkanku untuk segalanya," tutup wanita ini.
Wanita ini sendiri bertanya apakah dirinya salah karena telah membongkar kebohongan Charles di depan sang tunangan. Namun, banyak warganet yang membelanya.
"Kau tidak berutang apa-apa kepada orang yang tidak jujur," tulis salah satu komentar.
"Dia berbohong. Pastikan kau mendapat uangmu kembali."
"Dia membuat situasi darurat untuk menipu dan meminjam uangmu, dibanding bertanya langsung untuk meminjam uang," tambah komentar lain membenarkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Apa Itu BIB dalam Lari? Bukan Cuma Nomor Peserta, Ini Fungsi Pentingnya
-
Generasi Muda Belum Melek Finansial, Perempuan dan Disabilitas Hadapi Tantangan Lebih Besar
-
Sepatu New Balance Tanpa Tali Apa Saja? Ini 4 Pilihan yang Modis Lengkap Harganya
-
5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier
-
Beda Pompa Air Biasa dan Pompa Booster, Jangan Salah Pilih untuk Rumah Anda
-
Apakah Bedak Tabur Marcks Aman untuk Kulit Berjerawat? Ini Klaim dan Kandungan 3 Variannya
-
Terpopuler: Pilihan Kulkas yang Dingin saat Mati Listrik, Cushion Wardah untuk Kulit Kering
-
5 Zodiak Paling Beruntung 23 Juni 2026, Taurus dan Virgo Diprediksi Ketiban Hoki
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan