- BPS mencatat hampir setengah dari 7,26 juta pengangguran di Indonesia pada Februari 2025 merupakan kelompok anak muda.
- Citi Indonesia dan YCAB Foundation menggelar lokakarya finansial #SmartMoneyTalksABLE bagi siswa SLB di Jakarta pada Juni 2026.
- Program edukasi inklusif ini bertujuan membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan keuangan untuk mencapai kemandirian ekonomi masa depan.
Suara.com - Banyak generasi muda di Indonesia masih menghadapi tantangan untuk mencapai kemandirian finansial. Tantangan tersebut bahkan menjadi lebih besar bagi kelompok yang selama ini kerap berada di pinggir akses ekonomi, seperti perempuan dan penyandang disabilitas.
Ketimpangan bukan hanya soal pendapatan yang berbeda, tetapi juga menyangkut kesempatan untuk belajar mengelola uang, memahami risiko keuangan, hingga membangun masa depan yang lebih aman.
Data menunjukkan persoalan ini tidak bisa dipandang sebelah mata. International Labour Organization (ILO) memperkirakan terdapat sekitar 65 juta anak muda di seluruh dunia yang belum bekerja.
Di Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran mencapai sekitar 7,26 juta orang per Februari 2025. Menariknya, hampir setengah dari total pengangguran tersebut berasal dari kelompok anak muda, termasuk perempuan.
Di tengah kondisi tersebut, literasi keuangan menjadi salah satu bekal penting yang kerap luput dari perhatian. Padahal, kemampuan mengatur keuangan, menyusun prioritas pengeluaran, menyiapkan dana darurat, hingga memahami investasi dasar dapat membantu seseorang lebih siap menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Namun, akses terhadap pendidikan finansial belum dinikmati secara merata. Penyandang disabilitas, misalnya, masih menghadapi berbagai hambatan, mulai dari keterbatasan fasilitas pembelajaran yang ramah disabilitas hingga minimnya program edukasi yang benar-benar dirancang secara inklusif.
Sementara perempuan muda juga masih menghadapi tantangan berupa stereotip sosial dan kesenjangan kesempatan dalam mengakses sumber daya ekonomi.
Kesadaran akan pentingnya mempersempit kesenjangan tersebut mendorong lahirnya berbagai inisiatif kolaboratif. Salah satunya diwujudkan melalui program #SmartMoneyTalksABLE, yang menjadi puncak rangkaian Global Community Day (GCD) 2026 yang diselenggarakan Citi Indonesia bersama YCAB Foundation.
Program yang berlangsung di gedung Pacific Century Place, Jakarta, pada 18 Juni 2026 itu melibatkan siswa-siswi SMP dan SMA dari sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di DKI Jakarta, termasuk WAFCAI (Yayasan Kursi Roda dan Pusat Persahabatan Asia Indonesia), SLBN 8 Jakarta Utara, dan SLBN 9 Jakarta.
Baca Juga: Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
Berbeda dari metode pembelajaran konvensional, lokakarya tersebut menggunakan pendekatan interaktif melalui studi kasus dan diskusi kelompok. Para peserta bekerja sama menyelesaikan persoalan keuangan, menyusun solusi, lalu mempresentasikannya di hadapan panel juri.
Pengalaman belajar juga diperkaya melalui berbagai permainan edukatif dan teknologi Virtual Reality (VR) yang membuat materi finansial lebih mudah dipahami sekaligus menyenangkan.
Kepala Subkelompok Pengembangan Peserta Didik dan Karakter (PDPK), Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Fitrianti, S.IP., M.AP., NLP, menilai pendidikan finansial merupakan keterampilan dasar yang harus dapat diakses oleh semua peserta didik tanpa terkecuali.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyambut baik kolaborasi antara Citi Indonesia dan YCAB Foundation dalam menghadirkan pendidikan finansial yang inklusif bagi peserta didik penyandang disabilitas. Literasi keuangan merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda untuk mendukung kemandirian mereka di masa depan," kata dia.
Melalui inisiatif seperti #SmartMoneyTalksABLE, pihaknya berharap semakin banyak peserta didik yang memperoleh akses terhadap kesempatan belajar yang setara, relevan, dan berkualitas.
Program yang merupakan bagian dari kolaborasi YCAB Foundation dan Citi Indonesia ini mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif serta memberdayakan generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Chief Operating Officer YCAB Foundation, Linda Sukandar, juga menekankan bahwa pendidikan keuangan bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri.
"Melalui lokakarya ini, kami berharap remaja penyandang disabilitas dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan finansial yang dapat mendukung kemandirian mereka, sekaligus membangun kepercayaan diri untuk berkembang dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan ekonomi," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement