Suara.com - Seorang model mengungkap bahwa dirinya merasa dirugikan setelah bergabung dengan situs dewasa OnlyFans. Padahal, model ini tak pernah berjualan konten porno seperti kebanyakan orang lainnya.
Melansir The Sun, model Irlandia bernama Shahira Barry tersebut membagikan curhatan setelah kehilangan pekerjaan impian.
Selama ini, situs OnlyFans memang banyak mewadahi kreator yang menjual foto dan video dewasa. Bahkan, tak sedikit yang sukses mendapat penghasilan tambahan lewat OnlyFans.
Namun, lain halnya dengan Shahira Barry. Model satu ini sudah menjelaskan bahwa ia tidak akan mengunggah foto telanjang atau konten eksplisit lainnya.
"Aku berhenti menggunakan Only Fans beberapa bulan lalu, karena saat bergabung aku mengira itu hanya media sosial eksklusif yang dapat diuangkan," jelasnya.
"Begitu bergabung, aku sadar (OnlyFans) tidak seperti itu karena ada stigma yang menempel pada platform tersebut terlepas dari apa yang kau unggah."
Meski tidak pernah mengunggah konten porno, Shahira dirugikan karena akun TikTok miliknya diblokir.
Tidak hanya itu, ia kehilangan kesempatan untuk bergabung dalam sebuah acara TV idaman. Padahal, Shahira sudah ikut audisi selama lebih dari setahun.
"Terlepas dari tidak melakukan hal porno dan menjelaskannya... hanya dengan bergabung di OnlyFans cukup untuk membuatku kehilangan kesempatan berhabung di acara TV yang kuimpikan dan akun TikTok-ku."
Baca Juga: 7 Pesona Ranti Kusuma, Wakil Indonesia di Ajang Asia Model Festival
Shahira berakhir harus membangun akun TikTok-nya dari awal lagi. Namun, ia sudah kehilangan motivasi akibat mendapat stigma buruk.
Bahkan, Shahira sempat protes saat akun TikTok miliknya diblokir. Ia bahkan dituduh mempromosikan konten OnlyFans di TikTok.
"Ketika aku mendorong mereka untuk memberi jawaban, mereka bilang 'promosi OnlyFans' padahal aku tidak pernah mempromosikan OnlyFans di TikTok dan tidak melakukan pornografi, tapi aku bersalah karena diasosiasikan dengannya."
Akibat pengalaman tersebut, model ini sadar bahwa ada stigma buruk yang berkaitan dengan OnlyFans.
Sementara baru-baru ini, platform OnlyFans sempat menjadi sorotan karena hendak memblokir semua konten yang berkaitan dengan hal porno.
Namun, keputusan tersebut ditarik kembali setelah diprotes oleh kebanyakan kreator di OnlyFans.
Di sisi lain, Shahira sendiri menyebut bahwa keputusan OnlyFans untuk memblokir konten porno tersebut adalah sesuatu yang hipokrit.
Meski paham bahwa OnlyFans memang lebih sering dikaitkan dengan konten porno, model ini berharap agar orang lain menyadari jika situs tersebut juga bisa digunakan untuk menjual konten eksklusif lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim