Menurut beberapa ahli di Clear it Waste, ketika tanaman ini tertelan, efek samping yang akan muncul adalah terjadinya pembengkakan, sakit mata, diare dan muntah. Hal itulah yang membuat caladium termasuk dalam jenis bunga keladi beracun. Meskipun memiliki corak yang indah, tetap hati-hati dalam meletakkan posisi tanaman ini.
Jenis bunga keladi beracun lainnya adalah lidah mertua. Meski dipercaya dapat berguna sebagai pembersih udara alami, lidah mertua termasuk dalam tanaman tidak layak konsumsi. Jadi, pastikan peletakan tanaman hias ini jauh dari jangkauan anak-anak dan peliharaan.
Hedera
Tubuh lemas, muntah, tenggorokan bengkak, dermatitis, ruam dan ataksia adalah beberapa gejala yang akan muncul ketika daun hedera tertelan. Maka dari itu, hedera termasuk dalam jenis bunga keladi yang harus diperhatikan.
Selain bentuknya yang indah dan memanjakan mata, hedera juga memiliki daun dengan bentuk runcing semburat putih yang semakin memberikan kesan estetika.
Sisi estetika tinggi membuat tanaman ini menjadi tanaman yang banyak dicari di Indonesia. Namun seperti tanaman dieffenbachia, peace lily juga didapati memiliki kandungan yang sama, yakni kalsium oksalat. Oleh karena itu, penempatan lily pada sebuah ruangan memerlukan perhatian lebih.
Demikian adalah ulasan tentang jenis bunga keladi beracun yang perlu Anda ketahui. Setelah mengetahui informasi ini, setidaknya Anda dapat menempatkan mereka jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Baca Juga: Viral Rekaman Belasan Satpam Bentrok dengan Emak-emak, Diduga Karena Pot Bunga
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN