Suara.com - Banyak pakar yang memprediksi tren produk makeup seperti lipstik bakal menurun drastis karena pandemi Covid-19. Ini karena banyak orang melakukan kegiatan menggunakan masker pelindung, yang membuat bagian bibir tertutupi.
Namun, bagaimana kenyataan sebenarnya di lapangan. Benarkah tren penjualan dan penggunaan lipstik menurun?
Nyatanya asumsi tersebut dibantah Co-Founder sekaligus CMO Social Bella, Chrisanti Indiana. Ia mengatakan tidak ada penurunan tren penggunaan lipstik, tapi yang terjadi adalah perubahan style makeup.
"Jadi karena trennya berubah lebih ke stylenya, makeup looknya berbeda, kebutuhannya berbeda," ujar Santi dalam acara peluncuran Mother of Pearl beberapa waktu lalu.
Perubahan style makeup ini, kata Santi berupa pergeseran jenis produk makeup yang banyak dicari beauty enthusiast, seperti produk lipstik yang tidak akan menempel di masker.
"Jadi menurut aku, dari yang dilihat, trennya tetap ada tapi cari lipstik yang non transfer karena pakai masker. Jadi mereka cari produk yang nggak transfer ke masker," ungkap Santi.
Semua perubahan style makeup ini merupakan bentuk adaptasi para beauty enthusiast dengan cara memilih tipe produk makeup.
Sedangkan untuk produk makeup area mata, diakui Santi tren penjualannya cukup naik signifikan. Ini karena bagian bibir yang tidak terlihat, akhirnya perempuan ingin riasan daerah mata lebih menonjol.
Produk makeup area mata yang banyak dicari di antaranya eye brow, mascara, eyeliner, hingga eyeshadow.
Baca Juga: Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022 Akan Ditentukan Mengikuti Perkembangan Covid-19
"Lalu untuk produk mata, malah naik jauh banget tren penjualannya di sociolla," pungkas Santi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan