Suara.com - Leo's Restaurant adalah usaha kuliner turun temurun keluarga yang telah berdiri sejak tahun 1983. Berlokasi di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, usaha ini menarik para wisatawan karena menawarkan cita rasa khas lokal pada setiap hidangannya.
Pemiliknya saat ini, Renhard Sidabutar, juga bertugas sebagai Head Chef berbekal pengalamannya yang telah mengelilingi dunia memasak kuliner internasional saat menjadi tim dapur di Royal Cruise Ship. Kini Renhard dibantu sang istri dan kedua anaknya meneruskan bisnis ini.
Selain memberikan pelayanan excellent yang dipelajari bertahun-tahun di dunia kuliner internasional, keunikan dari restoran ini adalah menyediakan olahan seafood segar dari Danau Toba.
Setiap hidangan disajikan dengan sambal tuktuk khas Samosir yang dapat dinikmati pengunjung sambil mendengar live music tradisional Batak. Hal ini menarik para selebriti hingga turis asing yang berkunjung ke Samosir untuk singgah di restorannya.
“Sejak mewabahnya pandemi Covid-19, sektor pariwisata mengalami penurunan yang cukup drastis. Restoran saya pun tidak luput dari hal tersebut. Pendapatan kami turun sangat signifikan karena berkurangnya wisatawan dan juga banyak orang yang mengurangi aktivitas makan di luar rumah. Saya merasa harus memutar otak agar keluarga bisa tetap bertahan dalam kondisi ini. Tetapi hanya bermodal semangat saja tidak cukup, ibarat kita berlayar tapi tanpa peta, kita akan berakhir tersesat,” papar Renhard, dikutip dari siaran pers yang diterima Suara.com.
Atas alasan tersebut dan ingin mencoba membuka pola pikir yang baru, Renhard memutuskan mengikuti pelatihan dari Google bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yaitu program Gapura Digital untuk Wonderful Indonesia.
Pelatihan yang bertujuan agar pelaku UMKM di sektor pariwisata dapat memanfaatkan peluang bisnis secara digital, baik selama masa pandemi Covid-19 maupun seterusnya.
Awalnya Renhard berpikir bahwa pelatihan ini hanya mengajarkan teori dasar saja, namun ternyata yang didapatkan jauh melebihi ekspektasinya.
Di sini, pelaku UMKM diajarkan berbagai hal tentang bisnis, mulai dari dasar-dasar membuka usaha, mengelola bisnis yang sudah ada, terutama cara promosi melalui media digital.
Baca Juga: Di Restoran Terkenal, Pengunjung Temukan Serangga Dalam Botol Cabai
Bermodalkan ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini, Renhard pun mulai meningkatkan berbagai pemasaran digital agar restorannya dapat bangkit kembali.
“Karena saya mendaftar di aplikasi Profil Bisnis, Leo’s Restaurant sudah muncul di Google Pencarian. Saya pun mulai mendatangi pelanggan saya satu per satu untuk meminta kesediaan mereka memberikan review tentang hidangan yang kami sajikan dan pelayanan yang kami berikan di Profil Bisnis usaha kami," katanya.
Tidak disangka, rating dan ulasan usahanya meningkat pesat, yang sebelumnya 4.5 saat ini naik menjadi 4.8 berkat 282 ulasan baik dari para pelanggan yang merasa puas atas layanan yang didapatkan.
"Saya juga mulai sering membuat post di Business Site agar semakin banyak pelanggan baru yang datang ke Leo's Restaurant,” tambahnya.
Setelah berhasil meningkatkan kembali eksistensi dan minat dari masyarakat lokal, kepercayaan diri Renhard dan semangat untuk memajukan pariwisata di daerah Samosir semakin meningkat.
Leo’s Restaurant pun telah mengantongi sertifikat CHSE, yang dikeluarkan oleh Kemenparekraf untuk memberikan jaminan kepada wisatawan bahwa restorannya telah memenuhi pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan