Baik di Squid Game maupun di Indonesia memiliki kesamaan, yaitu sama-sama berebut kelerang lebih banyak dari lawan.
4. Tarik tambang
Siapa orang Indonesia yang tidak mengenal permainan ini, identik dimainkan saat perayaan 17 Agustus Hari Kemerdekaan Indonesia.
Terdiri dari dua tim, siapa yang berhasil menarik tim lawan hingga jatuh atau melewati pembatas tim tersebutlah yang menang.
Sistem permainan ini sangat mirip dengan bagian di serial Squid Game yang sama-sama menarik tali, tapi bedanya lokasi permainan.
Di Indonesia, permainan dimainkan di tanah lapang. Kalau di Squid Game, ketinggian jadi salah satu faktor yang harus dilampaui pemenang.
5. Engklek
Permainan tradisional Indonesia bermodalkan kapur yang dilukis ke tanah, lalu berjalan sesuai arahan kotak yang digambar.
Permainan ini serupa dengan bagian jembatan kaca dalam Squid Game.
Baca Juga: Drakor Serial Squid Game Makin Populer, Ini 5 Fakta Lee Jung Jae
Di mana cara mainnya mengangkat satu kaki sambil melompat ke arena terbatas.
Bedanya, pemain di serial asal Korea Selatan itu akan dinyatakan kalah ketika salah menginjak kaca. Sedangkan pada permainan Engklek, pemain kalah saat menginjak garis.
Berita Terkait
-
Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar
-
Anak-anak Kini Bisa Belajar Perubahan Iklim Lewat Permainan
-
Drama China Love Between Lines: Dimulai dari Permainan, Menjadi Perasaan
-
Komunitas Bermain: Ruang Sederhana di Tengah Kota yang Mengembalikan Masa Kecil Saya
-
Teka-teki untuk Anak Kepo: Pohon Tua, Tengkorak, dan Permainan Aneh
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan